Donlaphatchai Niyomchon masih memegang kendali pada ajang Taifong Open dengan bertahan di puncak klasemen sementara.

Pegolf Thailand Donlaphatchai Niyomchon masih bertahan di jalur ideal untuk meraih gelar Asian Development Tour pertama dalam kariernya, Pegolf berusia 29 tahun ini mempertahankan posisi teratas setelah bermain even par 72 pada hari kedua Taifong Open.

Skor 67 yang ia bukukan pada hari pertama terbukti menjadi sangat penting. Pasalnya dengan hanya bermain even par 72 hari ini (27/11) ia masih bertahan di posisi teratas dengan keunggulan satu stroke.

Kali ini ia menorehkan empat birdie, namun terpaksa mendapat dua bogey dengan sebuah double bogey. Skor total 5-under 139 ini bakal menjadi modalnya untuk melanjutkan keunggulan di Taifong Golf Club besok.

“Hari ini saya berjuang dengan baik. Selain angin yang berembus kencang, kali inni cuacanya juga dingin, sangat jauh berbeda daripada kemarin. Sayang putting saya tidak sebagus kemarin, tapi saya senang bisa mendapat dua birdie di tiga hole terakhir,” ujar Donlaphatchai.

Turnamen ini merupakan turnamen ADT ketujuh baginya pada musim ini. Dengan berada di peringkat 94 Order of Merit, ia butuh kemenangan pada pekan ini untuk memastikan masuk tujuh besar guna mendapatkan kartu Asian Tour musim 2020.

Tseng Tzu-hsuan kini menjadi wakil tuan rumah yang bersaing di jajaran atas. Dengan skor total 4-under 140, ia berbagi tempat kedua dengan pemain Thailand Atiruj Winaicharoenchai. Foto: Chung 500.

Kali ini wakil tuan rumah di jajaran atas adalah Tseng Tzu-hsuan. Bersama remaja asal Thailand Atiruj Winaicharoenchai, ia berada di peringkat kedua setelah sama-sama bermain 3-under 69. Tseng juga tengah mengincar gelar ADT pertamanya.

“Pukulan saya hari ini banyak masuk ke green dan hal ini sangat membantu. Sepertinya saya memasukkan total 30 putt, tapi angka ini tidaklah buruk, mengingat kondisi green di sini sangat menantang. Posisi pin juga sangat sulit. Saya senang dengan permainan hari ini,” ujarnya.

Adapun Atiruj, yang telah tiga kali finis di lima besar di level ADT musim ini juga berharap bisa meraih kartu Asian Tour dengan memastikan performa maksimal pekan ini. Lima birdie dan dua bogey yang ia bukukan hari ini jelas masih memberinya peluang tersebut.

“Tren permainan saya kini ada di arah yang tepat. Di hole 17 par 5, pukulan approach saya sangat bagus, sekitar 10 kaki dari lubang. Meski gagal memanfaatkan peluang eagle, hasil di hole tersebut masih bagus,” ujar pegolf berusia 19 tahun ini.

Total 63 pegolf, termasuk satu pemain amatir tuan rumah berhasil melaju ke dua putaran terakhir. Sayangnya, satu-satunya wakil Indonesia kali ini, Elki Kow, tidak termasuk dalam jumlah tersebut. Meski bermain dengan jauh lebih baik daripada putaran pertamanya, Elki hanya menorehkan even par 72. Dengan patokan cut-off pada 4-over 148, Elki yang total bermain 5-over hanya terpaut satu stroke dari batas tersebut.