Pegolf remaja asal Thailand Atthaya Thitikul mengawali debutnya pada ajang HSBC Women’s World Championship dengan solid. Dalam putaran pertama yang berlangsung hari ini (1/3), pegolf yang baru berusia 15 tahun ini berhasil membukukan skor 2-under 70.

Bermain dari hole pertama bersama dua pegolf berpengalaman Anna Nordqvist dari Swedia dan Chun Ingee dari Korea Selatan, Thitikul yang mendapat hak bermain pada ajang LPGA Tour ini mengaku kalau kali ini ia merasa gugup. Hal itu terlihat dari skor yang ia mainkan kali ini.

Setelah mendapat par di hole pertama, ia mendapat bogey di hole 2. Ia malah mendapat double bogey di hole 4 sehingga harus melangkah dengan 3-over.

”Ada sedikit rasa gugup, tapi saya sangat menikmati bermain bersama Anna (Nordqvist) dan Chun Ingee,” ujar Thitikul.

Namun, tiga hole berselang, ia berhasil bangkit dan membukukan tiga birdie berturut-turut di hole 8, 9, dan 10. Setelah par di hole 11, ia kembali menambah koleksi birdie-nya di hole 12 dan 13. Meskipun mendapat bogey di hole 14, Atthaya berhasil menutup putaran pertamanya dengan birdie di hole 18.

”Hari ini sungguh luar biasa, saya punya rasa percaya diri yang tinggi, terutama setelah pekan lalu (menjuarai Women’s Amateur Asia-Pacific),” tutur Thitikul. ”Memang ada rasa gugup ketika bermain, tapi turnamen ini juga memberikan pengalaman dan saya juga bisa menikmati bermain di lapangan.”

Permainannya di sembilan hole pertama hari ini memang terlihat berbeda dengan ketika ia memainkan putaran pertama Women’s Amateur Asia-Pacific pekan lalu, yang juga dimainkan di Sentosa Golf Club, New Tanjong Course. Dalam putaran pertama kala itu, Thitikul bermain dengan skor 7-under 65.

Memainkan debutnya pada ajang LPGA Tour ini, Thitikul mengakui bahwa perbedaan turnamen dan peserta yang bertanding pekan ini sangat jauh ketimbang pekan lalu ketika ia bermain bersama para pemain yang sebagian sebaya dengannya dan sama-sama berstatus amatir.

”Tapi saya sangat menikmati permainan di lapangan hari ini,” ujar pegolf yang juga meraih medali emas pada cabang olahraga golf SEA Games di Malaysia tahun lalu ini.

Pegolf yang menjadikan Ariya Jutanugarn sebagai pemain panutannya ini memang menunjukkan permainan yang matang dari seorang remaja berusia 15 tahun. Statistiknya hari ini menunjukkan bahwa permainannya memang tidaklah buruk. Ia, di antaranya, melakukan 26 putt sepanjang putaran pertama ini. Ia juga memukul bola ke 9 dari 14 fairway. Selain itu, pukulan tee-nya beberapa kali berhasil melampaui para pegolf profesional yang bermain bersamanya. Rata-rata pukulannya mencapai 278,50 yard

Salah satu kunci keberhasilannya minggu lalu ialah bahwa ia tidak menargetkan apa-apa dan hanya ingin menikmati permainan di lapangan sekaligus belajar dari pengalaman barunya. Dan ia juga masih melakukan trik untuk mengatasi tekanan dan hasil bogey yang ia dapatkan dengan sesekali menyanyikan lagu Thai.

”Lagu yang saya nyanyikan adalah lagu Thai; lagu itu membantu menenangkan saya, terutama setelah mendapat bogey,” ujarnya.

Putaran pertama sempat mengalami penundaan lantaran kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Namun, beruntung seluruh peserta berhasil menuntaskan putaran pertama. Untuk sementara pegolf Amerika Serikat Jennifer Song memimpin dengan catatan yang nyaris sempurna, 7-under 65 setelah mendapatkan 7 birdie dan tanpa bogey.