Pegolf tuan rumah Keenan Davidse berhasil tampil mengesankan untuk memimpin putaran pertama Joburg Open dengan mencatatkan skor 8-under 63 di Randpark Golf Club. Ia memainkan Bushwillow Course pada putaran pertama kemarin (7/12).

Performanya itu seolah menunjukkan kondisinya tengah prima, walau sebelumnya sempat mengalami sakit bahkan harus dirawat di rumah sakit selama empat hari. Memang sulit meyakini bahwa kondisi fisiknya tak sepenuhnya maksimal dengan catatan 9 birdie dan satu bogey, yang membawanya unggul satu stroke dari sesama pegolf Afrika Selatan Jared Harvey, Erik van Rooyen, dan Ockie Strydom, pemain Inggris Matthew Baldwin dan James Morrison, serta pegolf Jerman Sebastian Heisele.

”Ketika memainkan turnamen Sunshine Tour di Simola, anak saya sakit pernapasan. Lalu istri saya kena flu, dan saya tertular flu, dan berat badan saya turun. Saya juga tidak bisa mengatasi hal tersebut, plus panas di Mauritius, jadi saya mesti memeriksakan diri saya ke rumah sakit selama empat hari,” tutur Davidse.

Davidse memang tengah memburu gelar pertamanya. Ia berhasil mencatatkan skor 32 di sembilan hole pertamanya, lalu sukses mencatatkan lima birdie di sembilan hole terakhirnya untuk mengungguli para pesaingnya pada ajang yang disokong oleh Sunshine Tour, European Tour, dan Asian Tour yang menyediakan hadiah sekitar US$1,2 juta ini.

”Saya sama sekali tidak berharap apa-apa saat pekan ini dimulai. Saya hanya bermain dan bersenang-senang, jadi saya merasa diberkati dengan bermain baik,” imbuhnya.

Joburg Open dimainkan di dua lapangan berbeda. Sebagian pemain memainkan Firethorn Course, sementara sebagian lainnya memainkan Bushwillow Course.

Bushwillow Course memang merupakan lapangan pendek untuk standar permainan profesional masa kini, terutama dengan teknologi yang begitu canggih. Namun, Davidse menilai lapangan ini tidak bisa dibilang mudah, meskipun rough-nya tidak setebal di Firethorn Course.

Adapun pegolf asal Malaysia Gavin Green, yang kini tengah memimpin Order of Merit Asian Tour, harus puas bermain dengan skor 70 dan berada di peringkat T60 pada ajang yang diikuti 240 pemain ini. Posisinya cukup terancam lantaran ia tak jauh dari posisi cut-off sehingga mesti bermain maksimal pada putaran kedua guna menjaga peluang memenangkan Order of Merit.

Pegolf asal Australia, Scott Barr berada di peringkat ke-8 bersama sembilan pemain lainnya pada akhir putaran pertama. Barr harus bermain bagus pada turnamen ini agar bisa mempertahankan kartu Asian Tournya. Saat ini ia berada di peringkat 60 Order of Merit.

”Hari yang berat. Angin berputar-putar dan hujan gerimis mengawali hari. Sungguh sulit mengetahui arah angin, tapi saya sangat puas dengan permainan saya,” tutur Barr. ”Ini (Bushwillow Course) merupakan lapangan yang menyenangkan. Pendek memang, tapi Anda mesti memukul dengan jarak yang bagus dari tee box. Tapi besok saya bakal main di lapangan yang besar, jadi saya mesti fokus ke sana.”

Joburg Open merupakan salah satu kualifikasi untuk mengikuti The Open Championship di Carnoustie pada 19-22 Juli 2018 mendatang. Tiga pemain yang belum mendapat hak bermain di sana, dan finis di jajaran sepuluh besar turnamen ini akan mendapat tempat bermain pada ajang Major tertua di dunia tersebut.