Danny Masrin sukses meraih dua prestasi pada BNI Indonesian Golf Tour presented by OB Golf & Ancora Sports Seri VII di Lotus Lakes Golf Club hari ini (28/10). Selain berhasil mencatatkan kemenangan profesional ketiga dalam tahun ini dengan total skor 10-under 206, Danny juga berhasil mencatatkan rekor skor terendah di lapangan yang berada di Karawang, Jawa Barat ini setelah dalam putaran akhir ia meraih 8-under 64.

Keberhasilan Danny kali ini tak terlepas dari performa putting-nya yang sangat mengagumkan. Pada hari terakhir, ia hanya melakukan 25 kali putting, sebuah performa yang membantunya meraih 10 birdie dan hanya 2 bogey.

Danny mengakui permainannya kali ini memang sangat baik lantaran ia bermain dengan lebih cepat.

”Biasa kalau main lebih cepat, saya bisa main bagus. Soalnya nggak kebanyakan mikir,” tutur Danny. ”Jadi, saya sudah in the zone.”

Performanya mulai lebih panas lagi ketika memasuki sembilan hole terakhir. Setelah birdie di hole 10, sebanyak empat hole berturut-turut dari hole 12-15, ia mendapatkan birdie dan menjauh dari kejaran Benita.

Sementara itu, Benita Kasiadi sendiri sebenarnya berpeluang untuk meraih gelar pertamanya untuk tahun ini ketika ia mengawali putaran akhir dengan skor 3-under 141. Sayangnya, memasuki sembilan hole terakhir, performanya mulai menurun dan hanya sekali mendapat birdie dan sekali bogey.

”Danny memang sangat bagus, putting-nya terutama. Dari jark 4-5 meter, ia bisa memasukkan bola. Salut untuk dia,” tutur Benita yang akhirnya harus puas berada di posisi kedua dengan total skor 4-under 212.

”Target saya memang main paling tidak 4-under hari ini, tapi sayangnya tidak tercapai,” imbuhnya.

Kali ini pemain amatir terbaik pria dimenangkan oleh pemain tuan rumah asal Karawang, Dana. Dana berhasil mencatatkan skor 5-over 221 dan berhasil meraih medali pemain amatir terbaik setelah unggul 1 stroke dari Almay Rayhan.

Pada pekan ini, sejumlah pegolf menjalani debut mereka sebagai pegolf profesional. Selain Syukrizal, ada Cahyo Adhitomo, sementara Adrian Halimi sudah menjadi pemain profesional ketika ia bermain pada BNI Indonesian Masters presented by Zurich.

Prestasi terbaik oleh debutan ini juga dibukukan oleh Adrian Halimi, yang berhasil bermain 2-under 214. Ia juga sempat meramaikan persaingan, namun ia merendah dan berujar, ”Memang belum saatnya.”

Adapun dari bagian putri, Gabriella Lynne berhasil mengungguli Kelly Marutani untuk meraih predikat sebagai pemain amatir wanita terbaik.