Danny Masrin masih menjaga peluangnya untuk menjuarai ICTSI Sherwood Hills Classic, ajang Asian Development Tour setelah hari ini (22/4) bermain dengan skor 71 dan mencatatkan total 5-under 211.

Meskipun hari ini bermain lebih baik daripada putaran kedua, Danny harus puas untuk turun takhta dari puncak klasemen sementara dan berbagi tempat kedua dengan pegolf asal Swedia, Oscar Zetterwall dan pegolf asal Jepang, Toru Nakajima.

Kali ini Danny kembali mengawali permainan di sembilan holer pertamanya dengan meyakinkan. Ia mencatatkan skor 2-under yang seakan bakal membuatnya kembali mempertahankan posisinya di puncak klasemen.

Meski demikian, tantangan kini datang dari pegolf asal Thailand, Kasidit Lepkurte. Lepkurte yang bermain dua grup di depan Danny malah berhasil memimpin setelah pada sembilan hole pertamanya ia mencatatkan total skor 6-under.

Danny yang berusaha kembali menaklukkan lapangan garapan Jack Nicklaus ini malah mendapatkan double bogey di hole 10 dan menyusul dengan bogey di hole 11. Beruntung ia masih bisa memperbaiki permainannya di hole 12 dengan kembali mendapat birdie. Ia pun mempertahankan peluang untuk memenangkan gelar ADT perdana dalam karier profesionalnya dengan mencatatkan birdie di hole terakhir.

Sementara itu, Lepkurte seakan mendapatkan momentumnya hari ini setelah menutup putaran ketiga hari ini dengan catatan fenomenal, 8-under 64, yang sekaligus menjadi permainan terbaik pada hari ini. Lepkurte yang juga merupakan pemenang medali emas pada SEA Games 2015 lalu ini menyebut pukulan approach dan putter-nya merupakan kunci performanya yang fenomenal pada hari ini.

“Saya memainkan putaran yang solid. Semuanya berjalan dengan baik, terutama pukulan approach dan putting saya. Saya melakukan pukulan kedua dari jarak 150 yard dan memasukkan putt dari jarak satu kaki untuk mendapatkan birdie. Hal ini memberi percaya diri dan saya pun merasa mendapatkan momentum saya,” ujar Lepkurte.

“Saya hampir membukukan eagle di hole 3 setelah approach saya dari jarak 142 yard mendarat hanya seinchi jauhnya dari hole. Saya juga memasukkan banyak putt dari jarak jauh. Angin memang berembus sangat kencang hari ini, tapi saya masih bisa memosisikan bola untuk bisa lebih dimainkan,” imbuh pegolf berusia 24 tahun yang baru beralih profesional pada Juni 2015 lalu.