Salah satu pegolf terbaik Indonesia, Danny Masrin bermain solid dalam dua putaran terakhir ajang SMBC Singapore Open. Meski harus menuntaskan putarna keduanya dalam kondisi penundaan, Danny berhasil memastikan diri lolos ke putaran akhir pekan setelah kemarin (20/1) bermain dengan skor 5-under 66.

Danny memulai ajang kolaborasi Japan Golf Tour dan Asian Tour ini dengan catatan even par. Skor pada hari menunjukkan permainan yang sangat solid dengan mencatatkan lima birdie tanpa bogey. Catatan total 5-under 137 ini praktis menempatkannya di zona sepuluh besar.

Memainkan putarna ketiganya kemarin, yang dilanjutkan pagi ini, Danny kembali melanjutkan permainan bagusnya. Meski sempat mendapat bogey di hole kedua, ia menambah koleksi birdie di hole 4.

Sembilan hole terakhir, ia menunjukkan konsistensi permainannya. Dua birdie berturut-turut di hole 10 dan 11, ia lanjutkan dengan birdie lagi di hole 14 dan mengakhiri putaran ketiga pagi tadi dengan birdie di hole 18. Selama tiga putaran ini, ia selalu mencatatkan birdie di hole pamungkas tersebut.

Permainan sensasional Danny ini membawanya 9-under 204, yang berarti ia berada hanya dua stroke di belakang pimpinan klasemen pada akhir putaran ketiga, yaitu juara The Masters 2017 Sergio Garcia. Danny berada di peringkat T4 bersama pegolf Jepang Satoshi Kodaira.

Garcia sendiri berhasil mengambil alih pimpinan klasemen dari duo Thailand, Danthai Boonma dan Chapchai Nirat, setelah kemarin membukukan 5-under 66 dengan enam birdie dan satu bogey.

Ia menuntaskan putaran ketiga yang dituntaskan pagi tadi (21/1) dengan sedikit drama. Drive-nya hampir membuat bolanya masuk ke air dan membuat ia harus melakukan pukulan kedua tanpa kuda-kuda yang baik. Meski demikian, ia akhirnya berhasil mengamankan par di hole tersebut untuk memastikan keunggulan tipis.

Adapun Danthai dan Chapchai juga berhasil menempel ketat Garcia di puncak klasemen setelah keduanya menuntaskan putarna ketiga tadi dengan total 10-under 203.

Pegolf Indonesia lain yang mengikuti turnamen ini, George Gandranata, harus pulang lebih awal dengan catatan 11-over 153. Meski gagal melangkah ke dua putaran final, George menunjukkan permainan yang lebih baik ketika menuntaskan putaran keduanya dengan 1-over 71.