Pegolf Malaysia, Danny Chia sukses mempertahankan gelar juara pada ajang Asian Development Tour, PGM Bukit Jawi Championship, 14 Mei lalu. Pegolf tersukses Malaysia ini menunjukkan kualitasnya sebagai pegolf terbaik di negerinya setelah mencatatkan 5-under 67 untuk akhirnya unggul 5 stroke dari kompatriotnya, Ben Leong dan Gavin Green.

Green yang memimpin turnamen ini hingga dua putaran pertama, hanya bermain 1-under 71 dan harus puas berbagi posisi kedua dengan Leong, yang mengakhiri ajang ini dengan skor 3-under 69.

Adapun pegolf Thailand, Itthipat Buranatanyarat berada di tempat keempat bersama dengan pegolf Amerika Serikat Lexus Keoninh dan Johannes Veerman setelah ketiganya mencatatkan total skor 12-under 276.

Chia yang memimpin pada akhir putaran ketiga memang telah bertekad untuk bisa kembali naik ke podium juara.

”Saya merasa luar biasa saat ini. Saya bisa mempertahankan performa saya sepanjang putaran. Dan lagi, saya masih berada di jalur yang tepat untuk bisa mengikuti Olimpiade bulan Agustus ini,” ujar Chia.

Meskipun merasa drive-nya lebih pendek dengan akurasi yang kurang tajam, pegolf berusia 43 tahun ini  masih sanggup melakukan approach yang terbukti sangat penting untuk mempertahankan gelarnya ini.

”Saya tidak memukul bola dengan baik hari ini, tapi masih bisa melakukan scramble. Ada beberapa pukulan recovery yang bisa saya lakukan,” imbuhnya.

Kemenangan ini merupakan kemenangan ADT yang keempat bagi Chia. Ia pun berniat untuk meraih sukses yang lebih besar lagi dengan berniat mengikuti kualifikasi US Open di Jepang dalam waktu dekat.

Sementara wakil Indonesia dalam turnamen yang digelar di Bukit Jawi Golf Resorts ini, George Gandranata akhirnya menuntaskan perjuangannya dengan mencatatkan total skor 1-under 287 setelah pada putaran akhir mencatatkan skor 1-under 71.

Bermain dari hole 10, George sempat mengawali permainannya dengan mendapat bogey. Ia kembali mendapat bogey di hole 16 sebelum akhirnya mencatatkan birdie di hole 18.

Beruntung ia kemudian berhasil menambah pundi-pundi birdie-nya di hole 3 dan 7 untuk menuntaskan petualangannya kali ini di posisi T34.

Hingga ajang di Bukit Jawi ini, George telah bermain dalam delapan turnamen ADT. Prestasi terbaiknya ialah ketika berhasil memenangkan PGM LADA Langkawi Championship bulan Maret lalu. Sejauh ini ia hanya gagal lolos cut pada dua turnamen, yaitu Charming Yeangder ADT di China Taipei dan PGM Palm Resort Championship.