Ajang Haikou Championship kembali harus dihentikan setelah kondisi cuaca tidak memungkinkan bagi para peserta untuk melanjutkan permainan masing-masing. Pada pukul 15:24 waktu Haikou, komite memutuskan untuk menghentikan turnamen dengan harapan permainan bisa dilanjutkan dalam waktu dekat. Petir yang sambar-menyambar di atas Sunac 3KM Golf Club itu membuat turnamen ini sulit dilanjutkan hingga akhirnya komite memutuskan untuk menghentikan putaran ketiga pada pukul 17:00 lantaran kondisi cuaca yang kian memburuk.

Dari total 67 peserta yang berhasil melaju ke putaran ketiga dan keempat, praktis hanya ada 26 peserta yang bisa menyelesaikan putaran ketiganya. Sisanya harus melanjutkan permainan pada hari Minggu besok (14/4) mulai pukul 7:20, sementara putaran final diharapkan bisa dimulai pukul 7:30.

Dalam kondisi demikian, pegolf Australia James Marchesani berhasil melejit dan tampil ke puncak klasemen sementara. Marchesani yang berhasil memainkan 12 hole putaran ketiganya, menorehkan lima birdie dengan sebuah bogey untuk 4-under. Skor sementara ini membuatnya mengoleksi 9-under dan menempatkan dirinya tiga stroke lebih baik dari pegolf tuan rumah Ouyang Zheng. Ouyang sendiri menorehkan 3-under dalam 14 hole yang ia mainkan dan mengumpulkan skor total 6-under.

Posisi ini jelas memberi kesempatan yang sangat baik bagi Marchesani untuk menghapus performa yang cukup mengecewakan ketika ia bermain pada ajang ini pada musim 2018 lalu. Kala itu ia hanya finis di peringkat 55. Tak hanya ia hampir pasti menikmati peringkat yang lebih baik daripada musim lalu, Marchesani kini bahkan berpeluang meraih gelar juara.

Ouyang Zheng menjadi pesaing terdekat James Marchesani. Pegolf tuan rumah ini telah memainkan 15 hole dan skor total 6-under. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Jika ia berhasil melakukannya, Marchesani akan meraih gelar resmi pertamanya, setelah pada 2017 lalu ia meraih gelar juara pada ajang tak resmi dengan menjuarai Clearwater Bay Open 2017. Gelar profesional pertama baginya itu memberinya status penuh pada PGA TOUR Series-China untuk musim 2018. Ia sendiri menutup musim lalu dengan finis di peringkat 36 Order of Merit.

“Saya tak yakin kenapa bisa main sebagus ini. Tahun lalu saya tidak main bagus di sini. Mungkin kejadian pada pekan lalu (kepergian Arie Irawan) sedikit mengubah sudut pandang soal kehidupan dan golf. Tapi apakah benar demikian saya juga tak begitu yakin, tapi swing rasanya bagus,” tutur Marchesani. “Rasanya permainan saya menjadi sedikit lebih baik, jadi ini posisi yang sangat bagus.”

Untuk mewujudkan gelar juara pada ajang resmi kali ini, Marchesani jelas harus bermain maksimal dalam 24 hole tersisa besok. Dan ia benar-benar paham apa artinya itu.

Kenta Endo juga berpeluang memberi kejutan. Bersama pegolf Amerika Charlie Netzel, ia hanya berjarak empat stroke dari James Marchesani dan harus bermain 21 hole pada hari Minggu (14/4). Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Besok bakal jadi hari yang panjang, jadi saya harus tetap agresif dan melihat hasilnya. Ini perasaan yang sangat positif menuju ke hari Minggu, jadi saya berharap bisa menang,” sambung Marchesani.

Kemenangan tak hanya membuatnya memperbaiki catatan permainannya pada ajang ini, tapi juga memberi pencapaian terbaik bagi Marchesani selama bermain pada PGA TOUR Series-China. Sejauh ini, prestasi terbaiknya ialah ketika ia finis di peringkat T4 pada ajang Qinhuangdao Championship pada musim 2018 lalu. Selain itu, ia juga meraih peringkat T9 pada ajang Qingdao Championship.

Selain Ouyang, pegolf lain yang juga berpeluang untuk menjadi pesaing kuat Marchesani adalah Kenta Endo dan Charlie Netzel. Keduanya sama-sama telah bermain 15 hole dan untuk sementara mencatatkan skor total 5-under. Adapun Quincy Quek yang sempat berada di peringkat teratas pada putaran pertama dan kedua berada di peringkat T5 bersama rekan senegara Endo, Keisuke Otawa, dengan skor 4-under.

Sementara itu, Trevor Sluman, yang dinyatakan sebagai pemenang pada ajang Sanya Championship pekan lalu harus puas berada di peringkat T18. Sluman tinggal memainkan satu hole lagi dan bermain 1-over dalam 17 hole sehingga skornya kini menjadi 1-under.

Leave a comment