Bermain di lapangan yang sempit, di bawah kondisi lapangan yang basah dan hujan yang turun, pegolf Amerika David Kocher masih sanggup menampilkan permainan fenomenal 7-uder 65 pada ajang Huangshan Championship. Kocher untuk sementara memimpin klasemen turnamen ke-8 PGA TOUR Series-China ini dengan keunggulan satu stroke.

Hujan deras yang turun di Hidden Tiger Golf Club memaksa komite untuk memundurkan semua jadwal tee off hingga beberapa jam. Ketika akhirnya turnamen bisa dimulai, hanya 64 pemain yang berhasil menuntaskan putaran pertama, dengan Kocher menjadi salah satunya. Putaran pertama sendiri akhirnya harus dihentikan pada pukul 18:49 waktu setempat lantaran hari sudah gelap.

Dampak dari penundaan akibat hujan deras memaksa Kocher baru bisa memulai putaran pertamanya pada pukul 11:47, setelah sebelumnya dijadwalkan pada pukul 07:46. Meski harus mengalami penundaan yang panjang, Kocher masih bisa menjaga fokusnya dan menampilkan salah satu permainan terbaiknya. Ia berhasil membukukan delapan birdie dengan hanya satu bogey.

Kocher, yang menjuarai Haikou Championship dan kini berada di peringkat ketiga Order of Merit, tak membiarkan kondisi lapangan yang basah menghalanginya. Dengan mengesankan ia berhasil menghindari spot-spot yang bakal menyulitkannya.

“Saya memainkan permainan yang sangat baik dengan mempertahankan bola di arena permainan yang aman. Saya hanya memainkan enam driver dan lebih banyak memukul dengan 3-wood di sembilan hole terakhir untuk menjaga bola tetap berada di fairway dan berusaha membidik sedekat mungkin ke tengah green,” tutur Kocher.

Peter Campbell asal Kanada telah bermain 3-under dan harus menuntaskan 12 hole terakhirnya pada hari kedua. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Satu-satunya bogey saya ialah ketika gagal memasukkan putt satu kaki, yang sangat disayangkan. Tapi saya mengingatkan diri sendiri agar terus bermain dan saya bisa main bagus, jadi untungnya bogey itu tidak terlalu berdampak buat saya.”

Birdie pertama ia raih di hole 2 dan kemudian berhasil mengamankan par di hole 3. Dua birdie lagi dengan satu bogey ia dapatkan di sembilan hole pertama sebelum menorehkan lima birdie di sembilan hole terakhir untuk kemduian menjadi pimpinan klasemen sementara.

Rekan senegaranya, Brad Gehl, juga berhasil menampilkan permainan yang mengesankan. Meski baru menuntaskan sembilan hole, alumnus Oklahoma State University ini berhasil mendapatkan enam birdie, termasuk lima secara berturut-turut dari hole 13-17. Skor 6-under miliknya saat ini membuatnya hanya terpaut satu stroke dari Kocher di puncak klasemen. Dan Gehl masih sangat mungkin menambah koleksi birdie-nya, mengingat ia belum memainkan sembilan hole terakhir.

Pegolf Kanada Peter Campbell berada di tempat ketiga dengan skor 4-under 68. Raihan ini disamai oleh pegolf amatir tuan rumah, Chen Guxin.

Sementara itu, empat pemain lainnya berada di tempat kelima dengan skor 3-under 69, dua di antaranya adalah pegolf tuan rumah yang lain, Wu Tuxuan dan Bai Zhengkai. Satu pemain lagi, Douglas Quinones asal Amerika juga menorehkan 3-under setelah memainkan 6 hole.

Putaran pertama akan kembali dilanjutkan Jumat (21/6) besok pada pukul 07:30 waktu setempat. Sementara itu, putaran kedua baru dijadwalkan bisa dimulai pukul 11:00.

Leave a comment