Kondisi cuaca yang berubah pada hari ketika Global Qualifying Tournament PGA TOUR Series-China hari ini (21/2) menghadirkan tantangan bagi 117 pegolf yang berpartisipasi di Foison Golf Club pekan ini. Setidaknya, turnamen terpaksa dihentikan hingga dua kali dan terpaksa disudahi pada pukul 18:20 waktu setempat.

Hujan turun sambung-menyambung sepanjang hari dan mulai dihiasi oleh petir sekitar pukul 15:39. Seluruh peserta sempat melanjutkan permainan pada 17:45, namun hanya bisa memainkan beberapa hole sampai akhirnya dihentikan pukul 18:20 lantaran hari sudah mulai gelap.

Dalam kondisi demikian, pegolf asal Jepang Otawa Keisuke, berada sendirian di puncak klasemen. Ia menorehkan skor 2-under di sembilan hole pertamanya dan raihan tersebut ternyata cukup menempatkannya berada sendirian di posisi teratas. Ia unggul satu pukulan dari rekan senegaranya, Kenta Endo, dan pegolf Singapura Abdul Hadi.

Abdul Hadi masih mempertahankan peluang untuk meraih keanggotaan penuh PGA TOUR Series-China. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Meski demikian, persaingan untuk memperebutkan juara masih sangat terbuka dan dipastikan bakal berlangsung seru ketika permainan kembali disambung Jumat (22/2) besok. Terutama lantaran hanya sang juaralah yang berhak mendapat status penuh untuk bermain sepanjang musim 2019 ini. Sementara peringkat 2-12 hanya mendapat status penuh untuk enam turanmen pertama, peringkat 13-35 dan ties hanya mendapat status exemption kondisional dalam enam turnamen pertama.

Keisuke, yang mengawali putaran ketiga dengan berbagi tempat teratas bersama Hadi kini memegang keunggulan. Hari ini ia menorehkan tiga birdie dengan hanya satu bogey.

“Saya cukup capek, tapi bahkan dengan cuaca yang demikian, saya masih menikmati bermain di luar,” ujar Keisuke, yang berharap bisa mempertahankan momentumnya. “Masih banyak hole yang harus dimainkan (besok), dan saya berniat untuk melakukan yang terbaik dan berharap saya bisa menang.”

Rekan senegaranya, Endo, juga ternyata bisa main bagus di tengah kondisi hujan. Ia bahkan bisa main tanpa bogey dan mencatatkan empat birdie di tengah curah hujan yang tinggi itu. Meski demikian, ia mengaku kurang maksimal dalam bermain.

Rekan senegara Keisuke, Kenta Endo, berhasil main tanpa bogey dan hanya terpaut satu stroke dari Keisuke. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Semoga besok (Jumat) saya bisa mendapat lebih banyak birdie,” tutur Endo. “Saya sangat bersemangat melihat posisi saya di papan klasemen dan saya pikir saya bermain bagus dan kita akan lihat bagaimana jadinya besok.”

Seperti halnya Endo, Hadi juga telah mengumpulkan 7-under setelah memainkan sembilan hole. “Sejauh ini saya memainkan turnamen ini dengan baik, jadi saya harap bisa terus main bagus dan saya tak keberatan memainkan lebih banyak hole besok. Saya bersemangat untuk menuntaskanya,” ujar Hadi.

Suteepat Prateeptienchai dari Thailand dan Max McGreevy dari Amerika berada dua stroke di belakang Hadi dan Endo. Sementara Peter Creighton, juga dari Amerika, dan Kang Taeyoung asal Korea berada di posisi T6 setelah mengoleksi skor total 4-under.

Putaran ketiga dijadwalkan untuk dilanjutkan pada pukul 07:20. Adapun putaran final diharapkan bisa dimulai pada 07:30.

Leave a comment