Pegolf Kanada Myles Creighton dan pegolf tuan rumah Yang Yinong berbagi peringkat teratas pada turnamen kelima PGA TOUR Series-China musim 2019 ini, Qinhuangdao Championship. Kedua pemain ini mencatatkan skor 6-under 66.

Performa Creighton ini terinspirasi keberhasilan Richard Jung, yang menjuarai Beijing Championship pekan lalu. Tak heran jika ia pun berniat untuk menjadi pegolf Kanada kedua secara berturut-turut menjuarai ajang PGA TOUR Series-China.

Lulusan Radford University ini tengah memainkan musim perdananya di China setelah mendapat status kondisional pada Q-School bulan Februari lalu. Finis sepuluh besar di Beijing pekan lalu memberinya percaya diri penuh untuk tampil pekan ini. Salah satu sorotan dalam permainannya pada hari pertama ialah keberhasilannya memasukkan putt dari jarak 30 kaki.

“Saya membuat birdie di hole 14 dari jarak 12 kaki dan kemudian di hole 15 saya memasukkannya dari jarak sekitar 30 kaki dari belakang green. Saya sebenarnya berusaha untuk melakukan dua putt, tapi ternyata bolanya berhasil masuk. Saya pikir kadang ketika Anda main bagus, Anda bisa sedikit beruntung,” tuturnya.

Ia kemudian menutup putaran pertama dengan birdie di hole 18 dan memberinya start yang bagus untuk mencari kemenangan perdananya pada Tour yang berafiliasi pada PGA TOUR ini.

Pegolf berusia 21 tahun Yang Yinong mematok skor terendah pada sesi pagi berkat tujuh birdie dan sebuah bogey. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Meski demikian, ia mengaku kalau kondisinya bisa saja berubah jika tidak berhasil mengamankan par pada awal-awal putaran pertama ini.

“Saya main 2-under di delapan hole pertama, dan saya memukul jauh ke kiri green di hole 9. Green itu benar-benar tidak masuk akal. Ada tiga tingkatan di sana sehingga Anda bisa saja mesti melakukan putt dari jarak 10 kaki, tapi kemudian harus melakukan putt kedua dari jarak 40 kaki,” ujar Creighton.

“Bola saya tidak berada di posisi yang bagus, dan saya berhasil memukulnya hingga berjarak sekitar 10 kaki dan akhirnya bisa memasukkan putt, jadi rasanya puas bisa dapat par di sana, dan saya pikir itulah par penting yang membantu saya melanjutkan putaran ini.”

Pada paruh pertama hari Kamis (16/5) itu, pegolf tuan rumah berusia 21 tahun Yang Yinong sempat menjadi pimpinan klasemen sendirian. Bermain pada pagi hari dengan kondisi minim angin, skor 6-under 66 miliknya seakan bakal sulit disamai oleh pemain dari sesi siang. Performa solidnya ia tampilkan, di antaranya, dengan menorehkan tiga birdie di lima hole terakhir. Pegolf asal Beijing ini mendapat tujuh birdie dengan sebuah bogey, kombinasi yang juga dibukukan oleh Creighton.

“Ketimbang musim lalu, saya merasa jauh lebih baik tahun ini. PGA TOUR Series-China memiliki lebih banyak pemain tangguh tiap tahunnya, dan saya pikir hal ini membantu meningkatkan permainan saya. Ini kompetisi yang bagus dan saya harap bisa mendapat hasil yang bagus juga pekan ini, sekaligus membuktikan bahwa saya bisa bersaing dengan para pemain bagus di sini,” tutur Yang, yang beralih profesional pada 2016 lalu.

Leave a comment