Pegolf India S.S.P. Chawrasia sukses mempertahankan gelar Hero Indian Open setelah pada putaran final kemarin (12/3) memastikan keunggulan hingga 7 pukulan dari pesaing terdekatnya, Gavin Green asal Malaysia. Chawrasia mencatatkan total skor 10-under 278 untuk menjadi pegolf ketiga yang sukses mempertahankan gelar ini.

Bermain di lapangan yang diakui sangat sulit, DLF Golf and Country Club karya desainer Gary Player, Chawrasia mencatatkan total skor 16 birdie dan 6 bogey untuk memenangkan hadiah uang sebesar US$291.660, sekaligus menempatkannya di tempat kedua pada perburuan Order of Merit Asian Tour.

Bermain dalam kondisi ketika cuaca tidak terlalu bersahabat, Chawrasia termasuk dari sejumlah pemain yang mesti kembali memainkan tujuh hole putaran ketiga. Ia mengawali putaran keempat dengan keunggulan dua pukulan setelah meraih birdie di hole 13, 14, dan 15.

Sepanjang putaran final tersebut, ia sama sekali tak terkejar. Ia sempat mendapat bogey di hole 6 dan 7, namun berhasil mendapatkan birdie di hole 8 dan 9. Ia kembali mendapat birdie di hole 13 yang makin membuka peluangnya untuk kembali mengangkat trofi.

”Saya merasa luar biasa karena ini lapangan tersulit yang saya mainkan dan bisa menang tujuh pukulan, saya sangat gembira. Ini mungkin kemenangan terbaik dalam karier saya karena ini memang lapangan tersukar. Pekan ini saya melakukan lebih sedikit kesalahan dan yang lain melakukan lebih banyak kesalahan,” papar Chawrasia.

”Saya tak merasa nyaman memainkan lapangan ini, sangat gugup saat melakukan tiap pukulan. Saya masih belum memahami lapangan ini. Semoga saya bisa main beberapa kali lagi supaya bisa bermain lebih baik lagi.”

Kemenangan ini memberikan Chawrasia gelar Asian Tour keenam dan gelar European Tour keempat dalam karier profesionalnya.

Adapun Gavin Green, yang bermain dalam status undangan sponsor, menampilkan performa yang juga mengesankan setelah meraih posisi runner-up setelah kemarin bermain 3-over 75, dan memastikan hak bermain penuh untuk musim 2018.

”Saya bermain pekan ini dan tidak melakukan pukulan dengan baik. Target saya cuma lolos cut, tapi saya malah menemukan sesuatu pada putaran kedua dan ketiga dan semuanya menyambung. Syukurlah ini suatu proses belajar lagi. S.S.P, bermain luar biasa dan salut buat dia. Saya rasa Singapura, Myanmar, dan Maybank telah mengajar banyak hal buat saya,” tutur Gavin.

Jajaran pemain Eropa, diwakili oleh Scott Jamieson dari Skotlandia dan pegolf Italia Matteo Manassero sama-sama berada di peringkat ketiga dengan skor 286. Adapun pegolf nomor satu Asian Tour tahun 2015,