Juara bertahan S.S.P. Chawrasia masih mempertahankan peluangnya menjuarai Hero Indian Open setelah pada putaran ketiga kemarin (11/3) masih berada di jajaran atas, ketika pertandingan terpaksa dihentikan lantaran hari mulai gelap.

Chawrasia, pemegang lima gelar Asian Tour, masih bermain total 6-under bersama pegolf Inggris Eddie Pepperell dan pegolf Spanyol Carlos Pigem hingga 11 hole di DLF Golf and Country Club. Adapun pemain Mlaysia, Gavin Green, yang bermain dengan status undangan sponsor, bermain luar biasa dengan enam birdie berturut-turut dari hole 5 dan berada satu pukulan di belakang trio pemuncak klasemen.

Pegolf Britania Raya lainnya, Michael Hoey (Irlandia Utara) dan David Horsey (Inggris) berada beberapa pukulan di belakang para pimpinan klasemen dan masih memiliki peluang untuk menciptakan putaran final yang ketat.

Chawarasia, yang memainkan putaran ketiganya bersama Pepperell, memang menunjukkan determinasi permainan yang meyakinkan untuk mempertahankan gelar nasional terbukanya. Ia mencatatkan birdie di hole 4 dan 9, setelah mendapat bogey di hole 2. Pepperell pun menampilkan permainan yang baik setelah mengatasi bogey di hole 6 dengan birdie di hole 8 dan 9.

“Saya masih memainkan rencana permainan yang sama dengan dua putaran pertama. Saya cuma mau memukul lurus, menjaga bola dalam permainan dan berusaha selalu memberi peluang buat diri sendiri,” tutur Chawrasia. ”Saya senang bisa melakukannya, meskipun mendapat bogey. Di lapangan ini, beberapa kali meleset bisa terjadi, tapi jangan pernah memikirkan hal itu.”

Sementara itu, Pigem, yang mengawali putaran ketiga dengan tertinggal tiga angka, berhasil mendapat dua birdie di dua hole pertamanya dan menambah koleksi birdie lagi di hole 7, 8, dan 11 dan berhasil menyerua ke jajaran pemuncak klasemen ketika turnamen terpaksa dihentikan pada pukul 18:27 waktu setempat. Ia hanya mendapat bogey di hole 6.

”Hal terpenting dalam memainkan lapangan ini ialah bersabar. Lapangan ini sungguh berat dan Anda mesti tahu kapan mesti bermain agresif dan kapan mesti main lebih konservatif. Itu kuncinya. Jelas green-nya luas dengan banyak slope dan sangat sulit melakukan putt,” tukas Pigem.

Putaran final saat ini tengah berlangsung dan menjanjikan permainan yang ketat.