Charley Hull menjuarai seri pertama Rose Ladies Series di Brokenhurst Manor Golf Club dengan mengungguli Liz Young.

Brokenhurst Manor Golf Club menjadi panggung pertama gelaran Rose Ladies Series. Kegiatan yang semula dipelopori oleh Liz Young dan Jason McNiven ini terbukti menjadi panggung yang sangat dibutuhkan oleh para pegolf wanita di Inggris.

Sebanyak 47 peserta turut bertanding pada turnamen yang berlangsung Kamis (18/6) kemarin ini. Profil turnamen ini, meskipun hanya digelar satu hari, bisa dibilang sangat tinggi. Tak hanya berkat nama Justin Rose, tapi para pegolf profesional papan atas di Inggris ikut berkontribusi dengan meramaikan persaingan.

Pegolf tersukses Inggris Laura Davies, Alice Hewson, Meghan McLaren, dan Charley Hull juga ikut berpartisipasi. Selain itu, tiga pegolf amatir, Loatie Woad, Mimi Rhodes, dan Louise Burke juga ikut bertanding.

Brokenhurst Manor terbukti cukup menyulitkan para peserta. Tak satu peserta pun berhasil bermain di bawah par. Dan ketika 18 hole tuntas dimainkan, pegolf No.1 Inggris Charley Hull mengimbangi sang inisiator, Liz Young dengan bermain even par 70.

Keduanya terpaksa memainkan play-off, yang akhirnya dimenangkan oleh Hull dengan birdie.

Turnamen ini dimainkan dengan mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan, di mana para pemain menerapkan kebijakan menjaga jarak. Maka ketika Hull dipastikan menang, Young memberikan apresiasinya dengan putter-nya.

“Ini turnamen pertama saya sejak mengikuti ajang LPGA di Florida bulan Januari lalu. Sudah cukup lama memang, tapi senang sekali bisa kembali bertanding. Dan berkat Justin dan Kate, akhirnya saya bisa memegang kartu skor lagi dan bermain golf,” ujar Hull. “Saya pikir Brokenhurst Manor merupakan salah satu permata tersembunyi.”

 

Liz Young, sang inisiator, mendapat kehormatan melakukan tee off pertama. Foto: Tristan Jones/LET.

 

Nama Besar Membawa Berkah
Nama besar Justin Rose terbukti menjadi pemicu yang sangat dibutuhkan bagi para pegolf wanita, khususnya di Inggris. Inisiatif Liz Young dan pro Brokenhurst Manor Jason McNiven untuk mengajak para pegolf profesional wanita kembali berkompetisi disambut oleh mantan pegolf No.1 Dunia dan peraih medali emas Olimpiade. Ia kemudian menyumbangkan dana sebesar £35.000 dari kantongnya sendiri. Turnamen satu hari yang rencananya dimainkan hanya satu kali ini pun menjadi rangkaian turnamen sebagai satu seri penuh.

Semula Rose Ladies Series hanya terdiri dari tujuh turnamen. Namun, kini rangkaian turnamen satu hari ini menjadi total 8 turnamen dengan dua turnamen diposisikan sebagai Grand Final yang akan dimainkan dua hari. Raksasa ritel perangkat golf, American Golf, belakangan ikut mensponsori kegiatan ini dan bertindak sebagai sponsor utama untuk Order of Merit Rose Ladies Series. Nantinya, pemenang Order of Merit berhak mendapatkan £20.000.

Tak cukup sampai di situ, tak lama kemudian dukungan lain diberikan oleh penyedia layanan infrastruktur teknologi dan informasi terkemuka di Britania, Computacenter. Mereka menyediakan £35.000 dan menjadi sponsor utama untuk Grand Final.

Dalam wawancara dengan The Telegraph, Liz Young, menekankan betapa bersyukurnya ia mendapatkan dukungan dari nama besar Justin Rose.

“Nama Justin jelas jauh lebih penting daripada uang yang ia berikan. Ada banyak hal yang ia hadirkan hanya dengan namanya. Dengan profilnya yang demikian besar, semua dukungan pun ikut serta, kalau melihatnya dari sudut pandang media, media sosial, dan penggemar, ia membawa semua itu bersama namanya.

“Kalau melihatnya dari sektor finansial, ia memiliki sejumlah sponsor, ia memiliki berbagai koneksi. Karena namanya lebih dikenal, jauh lebuh mudah jika kami menyebut kegiatan ini Rose Series ketimbang Ladies Series,” tutur ibu dari Isabelle ini.

Kini inisiatifnya dan dukungan Justin dan Kate Rose membuat Rose Ladies Series menjadi total delapan turnamen. Grand Final akan dimainkan sebagai turnamen dua hari, yang dimainkan di dua lapangan terpisah. Putaran pertama akan dimankan di The Berkshire Golf Club, sedangkan putaran finalnya akan dimainkan di West Course di Wentworth Golf Club, lapangan yang kerap menjadi tuan ruman BMW PGA Championship. Inilah pertama kalinya para pegolf profesional wanita bisa mengikuti sebuah turnamen di lapagan ternama ini.