Pegolf tuan rumah Chapchai Nirat meraih kemenangan sensasional setelah sukses mengejar ketertinggalan empat stroke dan berbalik menjuarai ADT Thongchai Jaidee Foundation kemarin (4/12).

Chapchai berhasil membukukan skor 7-under 65 pada putaran final untuk menjuarai ajang yang memperbutkan total hadiah sebesar THB4 juta (sekitar US$115.770). Skor pada hari terakhir itu membuatnya mengumpulkan total skor 12-under 276 yang membuatnya unggul 6 angka dari pesaing terdekatnya.

”Putting saya sangat bagus hari ini (kemarin) dan menjadi kunci kemenangan ini. Kondisi yang berangin benar-benar menguji kemampuan semua pemain hari ini dan saya tahu saya punya peluang begitu berhasil masuk ke hole 13 dengan 5 birdie dan satu bogey,” papar Chapchai.

Satu-satunya bogey ia peroleh di hole 14 par 3. Namun, ia berhasil menuntaskan turnamen Asian Development Tour ini dan meraih posisi terhormat dengan mencatatkan tiga birdie berturut-turut sejak hole 16.

”Jelas sangat bagus bisa mengakhiri putaran dengan tiga birdie dan saya sangat bersyukur pada putter saya yang amat membantu saya bermain dengan sangat bagus hari ini,” imbuh pegolf berusia 33 tahun ini.

Kemenangan ini sekaligus memberinya rasa percaya diri yang tinggi untuk menghadapi UBS Hong Kong Open yang dimainkan pekan ini.

”Kemenangan ini jelas meningkatkan percaya diri saya untuk bermain bagus di sana. Kemenangan terakhir saya pada Asian Tour adalah pada 2014 lalu. Semoga saya bisa menang lagi di Fanling pekan ini,” tutupnya.

Pegolf senegara Chapchai, Sorachut Hansapiban berhasil finis di peringkat kedua dengan skor 6-under 282. Adapun sang juara bertahan, Kiradech Aphibarnrat harus puas finis di peringkat T4 bersama Pannakorn Uthaipas yang sukses mencetak hole-in-one dan membawa pulang Mazda CX-5  terbaru pada hari pertama.

Satu-satunya wakil Indonesia di Black Mountain Golf Club ini ialah George Gandranata. Pekan kemarin George harus puas berada di posisi T44. Ia mencatatkan skor 73-75-73-77.