Wakil Indonesia Danny Masrin finis top 10.

Sepekan yang lalu di Jakarta, Chang Yikeun berhasil finis di peringkat kedua. Setelah tiga kali hanya berstatus “nyaris juara”, pegolf Korea berusia 25 tahun ini akhirnya mewujudkan impiannya menjadi juara Asian Tour dengan menjuarai Yeangder Tournament Players Championship (TPC).

Sempat menjadi salah satu pimpinan klasemen pada hari kedua, Chang harus memulai putaran final di Linkou International Golf and Country Club dengan satu stroke di belakang unggulan tuan rumah, Lin Wen Tang.

Performa putting yang luar biasa pada putaran final ini membuat Chang memastikan meraih kemenangan perdananya. Enam birdie dan tanpa bogey yang ia raih memberinya keunggulan tiga stroke dari bintang muda Thailand, Kosuke Hamamoto.

“Saya tahu kalau saya mesti memulai putaran final ini dengan baik lantaran hujan membuat lapangan ini menjadi lebih lembut. Jadi saya tahu, saya pasti bisa main under dan ternyata saya bisa memainkan hole-hole awal dengan baik,” ujar Chang.

Ia langsung mengambil alih posisi teratas setelah membukukan tiga birdie di empat hole pertamanya.

Sadar bahwa ia mendapat posisi yang ideal untuk meraih gelar pertama, Chang memutuskan untuk bermain konservatif. Berbekal performa putting yang sedang tajam, ia kembali menambah koleksi birdie-nya di hole 10, 11, dan 12, yang sekaligus membuat posisinya makin aman.

“Target saya di sembilan hole terakhir hanya sekadar memukul bola ke fairway, lalu ke green. Saya tahu putting saya sedang bagus, jadi kalau bisa memukul bola mendekati pin, saya punya peluang bagus untuk mendapat birdie,” jelas Chang lagi.

Birdie di hole 12 itu menjadi birdie terakhir baginya, tapi sudah lebih dari cukup lantaran Chang berhasil mendapatkan par di enam hole terakhirnya, sekaligus menjuarai turnamen ini.

Kemenangan ini menjadikannya sebagai pegolf Korea pertama yang berhasil menjuarai Yeangder TPC. Kemenangan ini jelas sesuatu yang sangat ia nantikan setelah empat tahun berkiprah pada kancah Asian Tour. Sementara skor 21-under 267 miliknya juga menjadi skor kemenangan terendah sejak turnamen ini dipertandingkan untuk pertama kalinya pada 2010.

“Ini kemenangan Asian Tour pertama saya dan sangat berarti. Saya sudah bermain di sini selama empat tahun dan sudah tiga kali finis di tempat kedua. Sebelum ini saya gagal mewujudkan kemenangan, jadi rasanya sangat puas bisa menuntaskan pekerjaan ini,” sambung pegolf yang memuncaki kategori putt per green in regulation dengan rata-rata 1,58 putt ini.

Kosuke Hamamoto mencatatkan hasil terbaiknya selama bertanding di kancah Asian Tour. Skor total 18-under 270 yang ia bukukan membawanya finis di tempat kedua. Foto: Asian Tour.

Sebelum Bank BRI Indonesia Open pekan lalu, Chang telah dua kali finis di tempat kedua, yaitu pada Yeangder Heritage Tournament 2017 dan GS Caltex Maekyung Open 2018.

Sementara itu, hasil yang ia peroleh pekan ini merupakan hasil terbaik bagi Hamamoto setelah meraih kartu Asian Tour bulan Desember 2018 lalu. Turnamen kali ini juga menjadi turnamen keempat secara berturut-turut bagi pegolf yang sempat meraih medali emas pada ajang SEA Games ini. Tiga pekan sebelumnya, secara berturut-turut ia finis di peringkat T28, T16, dan T10.

“Saya berusaha untuk tidak berpikir terlalu jauh dan fokus pada tiap proses. Di sembilan hole pertama, saya melakukan beberapa pukulan yang bagus dan memasukkan putt dari jarak jauh di hole 7, yang membuat sembilan hole terakhir terasa lebih mudah. Tapi masuk ke sembilan hole terakhir, rasanya saya kehabisan energi. Ini turnamen keempat saya secara berturut-turut, tapi senang bisa menuntaskannya (dengan baik),” ujar Hamamoto, yang hanya mendapat satu bogey dan mengumpulkan skor 18-under 270.

Sementara itu, satu-satunya wakil Indonesia yang bertanding di Linkou International Golf and Country Club pekan ini, Danny Masrin, berhasil mencatatkan finis di peringkat 7. Pada putaran final tadi, Danny kembali membukukan skor 4-under 68 untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Danny sempat memulai putaran final dengan sangat meyakinkan, membukukan dua birdie di empat hole pertama. Namun, di sebelas hole berikutnya ia hanya berhasil mencatatkan par, sampai akhirnya mendapat birdie lagi di hole 16 dan 18. Skor total 14-under 274 yang ia bukukan pada pekan ini merupakan peningkatan dari hasil yang ia dapatkan ketika bertanding pada Bank BRI Indonesia Open pekan lalu.

Leave a comment