Lin Wen-ko memperpanjang asanya untuk meraih gelar Asian Development Tour pertama dalam kariernya hari ini (20/5) setelah mencatatkan skor 5-under 67. Performanya hari ini menunjukkan cedera tak menghalangi Lin untuk mempertahankan posisi teratas.

Bermain dalam kondisi kurang sempurna lantaran mendapat cedera panggul, Lin masih berada di peringkat teratas dan unggul 4 stroke dari para pesaingnya.

Pegolf berusia 41 tahun ini merasa pinggul sebelah kirinya mulai tidak nyaman pada pertengahan putaran yang ia mainkan. Bermain dengan menahan rasa sakit, ia masih mampu mengumpulkan toal skor 12-under 132 di lapangan yang menjadi markasnya sendiri, Hsin Feng Golf & Country Club.

Lin sempat mendapatkan perawatan setelah bermain 11 hole. Sebuah kecelakaan yang ia alami 10 tahun lalu memaksanya untuk melakukan operasi panggul dan membuatnya sesekali masih merasakan sakit.

Bermain 1-under dalam 12 hole awalnya, ia berhasil mengumpulkan 4 birdie di 6 hle terakhir setelah mendapatkan perawatan.

”Saya banyak memberikan tekanan ke panggul kiri saya karena berusaha melakukan pukulan rendah dalam kondisi berangin ini. Rasanya sakit, tapi sekarang terasa lebih baik setelah mendapat perawatan dan saya menikmati hasil yang bagus ini,” ujar Lin.

”Anda mesti bersabar di sini dan saya melakukannya. Rasanya menyenangkan bisa memimpin dalam sebuah turnamen, terutama di rumah sendiri. Jelas memuaskan sekali bisa memimpin sekarang, tapi akan lebih baik jika bisa memperpanjang jarak pada akhir pekan ini.”

Pada akhir putaran kedua, pegolf Thailand Itthipat Buranatanyarat merebut posisi kedua dari Hsu Hao-sheng setelah bermain 6-under 66. Pemenang dua gelar ADT yang kini ada di peringkat ketiga Order of Merit ADT berhasil mendapatkan eagle dengan putting berjarak 15 kaki di hole 14. Ia kemudian mendapatkan 5 birdie lagi setelah sempat memulai putaran keduanya dengan bogey.

”Saat mendapatkan bogey di hole pertama, saya tak banyak memikirkannya. Saya terus berusaha mendapatkan birdie. Eagle itu memberi percaya diri buat saya di sisa putaran ini. Saya tak mau memikirkan pemain lain. Saat main golf, saya main untuk bersenang-senang. Saya mempertahankan sikap demikian dan hal ini bermanfaat buat saya,” saat pegolf Thailand ini.

Adapun kakak Lin, Lin Wen-tang, yang berjuang untuk memastikan tempatnya bermain di Olimpiade Rio de Janeiro bulan Agustus mendatang berhasil lolos cut setelah bermain dengan skor 3-under 69. Sayangnya pegolf dari Malaysia, Gavin Green, gagal lolos cut setelah batas cut-off ditentukan pada posisi 1-over.

Perjuangan pegolf Indonesia, George Gandranata pada hari ini membuahkan hasil yang memuaskan. Sempat mengawali dengan bogey di hole pertamanya di hole 10, George berhasil mencatatkan 3 birdie dan bermain 2-under di sembilan hole pertamanya sebelum menambah 3 birdie lagi di hole 1, 3, dan 9.

Dengan total skor 3-under 141, posisi George pun melonjak ke peringkat 14, berbagi posisi di antaranya dengan juara bertahan Chan Shih-chang. George pun berpeluang untuk memperbaiki peringkatnya dalam dua putaran akhir nanti.