Para pegolf Indonesia memulai gelaran Bank BRI Indonesia Open dengan catatan positif.

Edisi ke-37 Bank BRI Indonesia Open menyuguhkan keberhasilan sejumlah pegolf Indonesia menghasilkan catatan awal yang meyakinkan. Permainan mengagumkan Naraajie Emerald Ramadhan Putra, diikuti oleh performa solid dari Rory Hie. Sementara bintang golf Indonesia lainnya, seperti George Gandranata dan Joshua Andrew Wirawan memulai upaya mereka untuk menghadirkan kebanggaan bagi Indonesia dengan hasil yang sangat baik.

Permainan istimewa ditampilkan oleh pegolf amatir No.1 Indonesia, Naraajie, yang hari ini bermain dengan skor 6-under 66. Ini catatan awal yang sangat meyakinkan, yang justru dihasilkan ketika ia tidak berada dalam performa yang memuaskan.

“Sebenarnya pukulan saya hari ini tidak terlalu bagus. Permainan driver dan iron saya juga tidak seperti yang saya harapkan. Tapi beruntung short game dan putting saya sedang bagus,” jelas Naraajie.

Dan ketika seorang pemain mengaku tidak puas dengan pukulannya, namun berhasil bermain dengan skor yang meyakinkan, Anda bisa tahu bahwa ia bisa tampil maksimal meski tanpa permainan terbaiknya. Dalam kondisi yang demikian, Naraajie mencatatkan tujuh birdie dengan satu bogey, yaitu di hole 15. Catatan skornya ini pun membuatnya hanya terpaut satu stroke dari duo pimpinan klasemen, Viraj Madappa dan Itthipat Buranatanyarat.

Terlepas dari hasil ini, ia sendiri tampaknya membawa tren positif yang ia dapatkan ketika berhasil finis di peringkat T9 pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic sepekan sebelum gelaran Bank BRI Indonesia Open ini. Kala itu ia menjadi pegolf Indonesia terbaik, yang bahkan melampaui hasil yang ditorehkan Danny Masrin.

Hasil memuaskan lainnya juga ditorehkan oleh bintang Indonesia lainnya, Rory Hie. Rory menjadi salah satu pemain yang tengah memburu kemenangan di negeri sendiri. Sebagai pegolf profesional, setidaknya dalam satu dekade terakhir hanya dialah pemain yang nyaris menyamai pencapaian pegolf legendarsi Indonesia Kasiadi, yang memenangkan trofi bergengsi ini 30 tahun silam. Rory hampir menjadi juara pada edisi tahun 2011, di mana ketika itu ia hanya kalah satu stroke dari legenda lain asal Thailand Thaworn Wiratchant.

Naraajie Emerald Ramadhan Putra berhasil tampil maksimal meskipun mengaku tidak memainkan permainan terbaiknya. Foto: Golfin’STYLE.

Berbeda dari Naraajie, Rory tengah berada dalam kondisi yang terbilang ideal untuk mencatatkan skor bagus. Hampir semua aspek permainannya bisa ia maksimalkan untuk meraih angka. Ia menerapkan permainan yang konservatif dan memanfaatkan performa iron yang solid sepanjang 18 hole pertama ini. Bermain pada sesi pagi juga membantunya untuk bermain 5-under 67, seboah patokan standar skor yang sangat baik sebagai awal dalam gelaran akbar seperti Bank BRI Indonesia Open ini.

“Strategi saya hari ini tidak terlalu agresif karena pukulan iron saya memang sedang bagus. Jadi, dari tee saya bermain konservatif, yang penting bola saya masuk ke fairway. Selain itu, putting saya hari ini juga lumayan bagus,” ujar Rory.

Rory menyadari pentingnya memanfaatkan kondisi lapangan yang masih belum dihajar oleh embusan angin. “Kalau angin tidak berembus di lapangan ini, skor 10-under itu bisa saja terjadi. Jadi, kalau bisa bermain dengan baik, rasanya saya tidak kalah dengan pemain lainnya,” ujarnya lagi.

Performa short game Rory pada hari pertama ini juga terbilang prima. Ia menyebutkan beberapa kali berhasil melakukan up-and-down dari bunker, sesuatu yang kemudian membantunya untuk bisa mempertahankan momentum. Teristimewa lagi raihan hari ini juga menempatkannya di peringkat yang sama dengan Jazz Janewattananond dari Thailand, yang menjadi pegolf berperingkat tertinggi dunia yang bermain di Pondok Indah Golf Course pekan ini. Jazz saat ini berada di peringkat 56 dunia.

Hasil positif lain yang patut disebutkan ialah apa yang dihasilkan George Gandranata dan Joshua Andrew Wirawan. Keduanya sama-sama mencatatkan skor 4-under 68.

Gagal lolos cut pada ajang Asian Development Tour pekan lalu membuat George mengikuti saran dari sejumlah sahabatnya. Ia pun mengubah pendekatannya dengan bermain aman pada putaran pertama kali ini. Setelah mengamankan par di hole 10, yang menjadi hole pertama baginya, George mencatatkan birdie pertama di hole 11, sebelum kemudian menorehkan tiga birdie lagi di hole 15, 7, dan 9.

Joshua Andrew Wirawan menorehkan skor 4-under 68, sebuah awal yang solid pada hari pertama Bank BRI Indonesia Open. Foto: Erlangga Tribuana.

“Setelah gagal lolos cut di BSD, saya mengobrol dengan teman saya. Waktu itu saya mendapat enam birdie dan tujuh bogey, jadi menurutnya saya bermain terlalu agresif. Jadi, saya banyak bermain aman hari ini dan, puji Tuhan, ada banyak pukulan yang menempel ke green dan bisa berbuah birdie,” jelas George. “Pukulan saya hari ini lebih lurus dan putting-nya banyak yang masuk. Kalaupun meleset, itu meleset untuk birdie semua. Mudah-mudahan bisa mempertahankan permainan ini karena yang saya cari adalah konsistensi selama empat hari.”

Jika George bermain dengan empat birdie dan tanpa bogey, Andrew, panggilan Joshua Andrew Wirawan, membukukan lima birdie dengan satu-satunya bogey ia peroleh di hole 5.

Dengan skor 4-under 68, George dan Andrew kini berada di peringkat T12, bersama 12 pegolf lainnya.

Tiga pegolf profesional Indonesia lainnya, Fajar Win Nuryanto, Kevin Caesario Akbar, dan Jordan Surya Irawan juga memulai Bank BRI Indonesia Open dengan bermain under. Mereka sama-sama menorehkan skor 2-under 70 bersama 14 pegolf lainnya, yang kini sama-sama menghuni peringkat 43.

Andalan Indonesia lainnya, seperti Danny Masrin dan Rinaldi Adiyandono sama-sama menorehkan skor 71 pada hari pertama. Adapun Benita Yuniarto Kasiadi dan Syukrizal sama-sama bermain even par 72.

Hasil positif yang didapatkan pada hari pertama memang patut dibanggakan. Namun, mengingat 18 hole berikutnya menjadi penentuan lolos tidaknya mereka ke dua putaran final, belum ada posisi yang sepenuhnya aman. Tak heran jika para wakil Indonesia ini pun berharap dukungan dan doa dari publik golf Indonesia. Seolah sadar bahwa momen pekan ini adalah momen yang istimewa, menyaksikan ada pemain Indonesia yang bisa bermain solid dan membuka kesempatan memenangkan turnamen ini jelas sesuatu yang sangat menarik untuk dinantikan.

Adapun pegolf India Viraj Madappa dan Itthipat Buranatanyarat dari Thailand memimpin hari pertama dengan catatan skor 7-under 65.

Leave a comment