Perjalanan singkat dengan penerbangan sewaan jelas lebih cepat dan nyaman, tapi pasti mahal. Tapi suami-istri Pan memiliki cara baru untuk menuju lokasi-lokasi turnamen PGA TOUR!

Oleh Chris Cox, PGA TOUR

Belanja besar yang C.T. Pan lakukan bermula persis seperti kebanyakan orang, yaitu ketika berselancar di Internet pada larut malam.

Kala itu, bintang PGA TOUR ini tengah mencari cara untuk tetap produktif. Penyebabnya ialah pandemi COVID-19, yang menciptakan jeda tiga bulan, tak hanya bagi golf profesional, tapi juga kehidupan sehari-hari. Pan dan istrinya, Michelle, pun mendekam di rumah, mencari ide melakukan aktivitas. Sampai kemudian Pan mulai mempertimbangkan membuat kanal YouTube untuk menunjukkan tip golf bagi para penggemar.

Tapi tayangan demi tayangan membuat mereka melirik sejumlah video mengenai kendaraan rekreasional alias recreational vehicle (RV).

”Seperti halnya banyak orang, kami sering menonton video YouTube selama karantina,” ujarnya. ”Lalu kami merasa kalau (RV) ini menjadi ide yang bagus.”

Pan menyaksikan video demi video dan lebih jauh lagi mempelajari alternatif melakukan perjalanan.

”Kami mulai menyaksikan banyak video, berusaha untuk mempelajari (kendaraan ini),” sambungnya lagi. ”Class A, Class B, Class C. Roda kelima. Lucu juga, sekarang saya jadi paham istilah-istilahnya.”

 

C.T. Pan dan Michelle, sang istri, memperlihatkan isi mobil RV mereka yang nyaman dan canggih. Foto: Dok. Pribadi C.T. Pan.

 

Tak lama suami-istri Pan ini pun menjadi pemilik mobil van Mercedes-Benz Sprinter, 2020 Pleasure-Way Ascent. Dalam bahasanya, Pan menyebut kendaraan ini masuk kategori Class B Motorhome. Artinya, kendaraan ini pada dasarnya merupakan mobil van penumpang, tapi yang telah dimodifikasi untuk melakukan perjalanan penuh. Jadi, mobil van ini dilengkapi dengan kasur berukuran queen, kamar mandi, juga dapur.

Kehidupan profesional PGA TOUR membuat para pemain melakukan perjalanan secara terburu-buru. Berpindah dari kota ke kota tiap pekan menciptakan kondisi demikian. Selain itu, tak banyak juga yang berbeda dari lokasi ke lokasi. Para pemain akan tiba di bandara, mengambil mobil sewaan, dan menuju hotel pilihan mereka.

Begitulah berlangsung terus-menerus, sejak awal musim FedExCup sampai turnamen terakhir, TOUR Championship, di luar Kota Atlanta.

Tapi bagi suami-istri Pan, kehidupan dalam perjalanan ini berarti mengemudi selama berjam-jam, terkadang di jalanan terbuka. Meskipun anggota keluarga tidak diperkenankan menghadiri ajang PGA TOUR untuk mengurangi penyebaran virus corona, Michelle ikut menemani. Dan keduanya lebih memilih bangun di lingkungan hutan yang menenangkan di sekitar taman kota, ketimbang kamar hotel yang tak jauh dari lapangan.

”Menurut saya, hal terbaiknya ialah ketika bangun pagi dan melihagt keindahan hutan dan sinar matahari,” ujarnya. ”Rasanya menyenangkan bisa menyaksikan semua itu pada pagi hari ketimbang bangun di holet tiap pekan dan melihat langit-langit bercat putih. Seru sekali bisa melihat pemandangan yang berbeda. Benar-benar membuat pikiran saya menjadi rileks.

”Kendaraan ini cukup ringkas, jadi saya bisa langsung menuju tempat parkir pemain dan memarkirkannya di mana saja.”

Suami-istri ini baru saja menempuh perjalanan sekitar 3.200 km di atas kendaraan ini. Bermula dari perjalanan menuju Charles Schwab Challenge di Fort Worth, Texas, lalu menuju Hilton Head S.C. dalam upaya Pan mempertahankan gelar RBC Heritage.

Pan memang gagal lolos cut dalam ajang PGA TOUR pertama sejak jeda panjang. Jadi, bersama sang istri, ia menempuh perjalanan pada hari Sabtu, dan singgah di Roosevelt State Park, di luar Jackson, Mississippi.

”Ada bagusnya juga saya gagal lolos cut. Jadi, saya bisa menikmati banyak waktu,” ujar Pan sambil tertawa. ”Roosevelt State Park itu tempat yanga indah, tak jauh dari danau. Kami berhenti dan melihat beberapa orang di sana. Kami bermalam di sana dan hari Minggunya kami menempuh perjalanan sekitar 10 jam menuju ke sini.

”Perjalanannya panjang memang, tapi saya senang bisa bersama istri,” sambungnya. ”Anggota keluarga memang tidak diperbolehkan menghadiri turnamen saat ini, jadi saya senang ia bersama saya. Kalau sesuatu yang buruk terjadi, kami ingin tetap bersama.”

Pan, yang menjalani debutnya bagi Tim Internasional pada Presidents Cup tahun 2019 lalu, berniat untuk mengikuti tiap turnamen dalam musim yang diperpendek ini. Dan ini artinya, ia akan menempuh perjalanan yang sangat panjang dengan kendaraan barunya ini. Termasuk perjalanan 14 jam dari Hilton Head menuju TPC River Highlands di Cromwell, Connecticut, tuan rumah Travelers Championship. Rasanya ini lokasi yang sangat tepat bagi penjelajah paling ahli di PGA TOUR ini.

”Kendaraan ini cukup ringkas, jadi saya bisa langsung menuju tempat parkir pemain dan memarkirkannya di mana saja,” sambung Pan. ”Mobil van ini juga punya semua yang saya butuhkan. Ada disel, generator disel, unit penyejuk ruangan juga ada. Saya juga berniat bermain tiap pekan. Jadi, saya akan berkendara ke semua lokasi turnamen.”