Bobby Bai segera melakoni debut PGA TOUR-nya lewat ajang Barbasol Championship, yang dimulai hari Kamis (15/7) ini.

Pekan lalu, ketika bangun pada suatu pagi, entah bagaimana Bobby Bai mendapat intuisi untuk mendaftar dan mengikuti Barbasol Championship Monday Qualifier. Intuisinya itu kemudian memberinya debut pertamanya pada ajang PGA TOUR di Amerika.

Pegolf berusia 23 tahun ini sukses menjadi salah satu pemain yang berhak tampil pada ajang Barbasol Championship, yang akan dimulai hari ini di Keene Trace Golf Club, di Nicholasville, Kentucky. Dengan skor akhir 8-under 64 yang ia torehkan, ia menjadi satu dari empat pemain yang bakal bertanding pekan ini.

”Barbasol sebenarnya tidak menjadi bagian dari jadwal pertandingan saya, tidak seperti ajang-ajang yang lain. Namun, hari Jumat lalu, saya bangun dan mengirim pesan kepada agen saya untuk mendaftarkan saya pada kualifikasi untuk Barbasol karena itulah yang pertama kali terlintas dalam benak saya. Tidak ada logisnya memang dan saya hanya mengikuti kata hati saya,” tuturnya.

”Saya senang akhirnya bisa lolos dan sangat bersemangat untuk bermain dalam turnamen PGA TOUR pertama saya.”

Bai, yang berdomisili di Florida, merupakan pemain reguler pada Korn Ferry Tour, tapi ia pun masih belum mengukuhkan posisinya di sirkuit yang menjadi jalur menuju PGA TOUR itu. Sejak debutnya akhir tahun lalu, ia lebih banyak gagal lolos cut, dan hanya sekali finis di sepuluh besar hingga saat ini. Toh ia masih tidak terpengaruh oleh hasil-hasil mengecewakan itu. Baginya semua itu merupakan proses belajar dalam karier profesionalnya yang masih muda.

”Monday Qualifying hanya terdiri dari satu putaran sehingga membuatnya lebih sulit karena dalam satu putaran, …, dan hanya dengan bermain sempurnalah Anda bisa mendapatkan tiket itu,”

Alumnus University of Central Florida ini telah mengikuti berbagai Monday Qualifying tanpa berhasil. Itu sebabnya, ia merasa sangat gembira ketika menyamai raihan Scott Gutschewski yang sama-sama membukukan skor rendah di Trace National Golf Club. Mereka akan ditemani oleh David Gazzolo dan Trey Shirley.

”Saya mulai mengikuti pra-kualifikasi sejak kuliah sebagai pemain amatir. Saya juga memainkan beberapa Monday Qualifying ketika melakukan perjalanan dari China, tiba di lokasi pada pagi hari dan tidur dua jam di loker pria sebelum bertanding. Sering kali saya bermain tanpa melakukan putaran latihan dan saya sudah berkeliling negeri untuk mengikuti Monday Qualifying, bermain tak kurang dari 15 kualifikasi dan sering kali gagal melaju dengan satu stroke. Ada beberapa insiden tak biasa juga yang membuat saya tidak lolos …. Jadi, ya saya senang (dengan keberhasilan kali ini,” papar pegolf yang dilatih oleh Sean Foley ini.

Satu-satunya penampilan Bai pada ajang PGA TOUR terjadi pada ajang World Golf Championships-HSBC Champions 2019 di China. Kala itu ia berhasil menjadi bagian dari kompetisi tersebut setelah menempati peringkat yang tinggi pada China Golf Association. Ia finis T70 dari total 78 peserta.

”Saya bisa bermain di Shanghai karena peringkat saya, yang jelas berbeda daripada berusaha lolos melalui Monday Qualifying. Peringkat didapat dari banyak turnamen, satu turnamen terdiri dari empat putaran sedangkan Monday Qualifying hanya terdiri dari satu putaran sehingga membuatnya lebih sulit karena dalam satu putaran, ada pemain yang bisa bermain sempurna, dan hanya dengan bermain sempurnalah Anda bisa mendapatkan tiket itu,” tambahnya.

”Korn Ferry Tour ini ibarat pertumbuhan pohon bambu, butuh waktu untuk menumbuhkan akarnya sebelum terlihat bertumbuh di atas permukaan tanah.”

Ia berharap bisa menjalani ujian di Keene Trace, ketika Barbasol Championship digelar pada pekan yang sama ketika The Open Championship digelar di Royal St. George’s di Inggris.

”Saya pikir dengan fakta bahwa lapangan-lapangan PGA TOUR lebih menantang akan segera membuat para pemain lebih fokus. Lapangan yang sulit akan membedakan para pemukul bola yang tangguh dari para pemain putter yang tangguh, jadi saya tak sabar untuk menguji tiap aspek permainan saya. Jelas saya akan menikmati berada di lapangan,” ujarnya.

Saat ini Bai ada di peringkat 122 pada daftar peraih poin Korn Ferry Tour. Artinya, ia juga perlu hasil yang bagus untuk melambungkan posisinya agar bisa mengikuti Korn Ferry Tour Finals pada bulan Agustus nanti, yang terdiri dari rangkaian tiga turnamen. Hanya ada 25 pemain yang nantinya akan mendapat kartu PGA TOUR.

”Sejujurnya, sebagai satu-satunya jalur menuju PGA TOUR, Korn Ferry Tour sudah dipenuhi oleh begitu banyak pemain tangguh. Saya jelas kecewa dengan perkembangan yang saya raih, tapi saya belajar untuk lebih sabar. Korn Ferry Tour ini ibarat pertumbuhan pohon bambu, butuh waktu untuk menumbuhkan akarnya sebelum terlihat bertumbuh di atas permukaan tanah,” ujarnya lagi.

Sejak beralih profesional dua tahun lalu, Bai telah meraih dua kemenangan profesional, termasuk Foshan Open 2019, yang membuatnya menjadi pegolf China pertama yang menjuarai ajang European Challenge Tour. Ia juga meraih kemenangan pada Huangshan Championship pada PGA TOUR Series-China dua tahun lalu, yang membawanya