Para wakil Asia mulai bersinar pada hari kedua Masters Tournament dan ikut meramaikan persaingan.

Bintang muda Korea, Im Sungjae melakoni maraton golf dengan sangat baik. Bermain 28 hole pada hari Jumat (11/13) kemarin, Im berhasil membuka peluang mewujudkan kemenangan impiannya dalam debut Masters Tournament.

Rookie of the Year PGA TOUR 2019 ini harus kembali ke Augusta National pagi-pagi benar untuk menuntaskan 10 hole dari putaran pertamanya. Ia sukses membukukan 6-under 66 untuk putaran pertama tersebut, sebelum kemudian mencatatkan skor 2-under 70 untuk putaran keduanya dengan skor total 8-under 136. Kini ia hanya terpaut satu stroke dari kuartet pimpinan klasemen, yang dihuni oleh Dustin Johnson, Abraham Ancer, Justin Thomas, dan Cameron Smith.

Ketika melanjutkan putaran pertamanya, Im sukses mencatatkan birdie dari jarak 3 meter di hole 8, sebelum kemudian mencatatkan empat birdie lagi dan satu bogey untuk menorehkan skor 6-under. Lalu pada putaran keduanya, ia mencatatkan enam birdie lagi dengan empat bogey untuk skor 70, dengan sorotan permainan pada putaran kedua itu terjadi di hole 15, ketika ia sukses melakukan chip-in.

”Hari ini saya bermain 28 hole … jadi sejujurnya, saya agak lelah sekarang dan ingin beristirahat dan bersiap untuk akhir pekan ini. Saya sudah mengikuti ajang Major lainnya dan semua itu merupakan pengalaman yang sangat berharga dan rasanya saya lebih siap untuk pekan ini,” ujar Im. Sejauh ini penampilan terbaiknya pada ajang Major ialah finis di peringkat 22 pada ajang U.S. Open bulan September 2020 lalu.

Uniknya, begitu tiba di Augusta National, ia merasa berada di rumah sendiri pada ajang Major yang biasanya digelar bulan April ini. ”Saya main 18 hole pada hari Senin dan merasa lapangan ini sangat cocok dengan gaya bermain saya dan saya pun menyambut turnamen ini dengan rasa percaya diri,” tuturnya.

 

Im Sungjae merangsek ke jajaran atas dengan kini hanya berjarak satu stroke dari kuartet pimpinan klasemen sementara. Foto: Getty Images.

 

Bintang Asia Lainnya Ikut Bersinar
Bintang asal Jepang, Hideki Matsuyama juga bermain total 8-under hingga 15 hole ketika putaran keduanya terpaksa dihentikan lantaran sudah gelap. Tampil pada ajang Masters kesembilan dalam karier golfnya, pemegang lima gelar PGA TOUR ini berhasil mendekati puncak klasemen dengan birdie di hole 2, 10, 13, dan 15 sebelum sirene berbunyi pukul 17:30 waktu setempat. Sejauh ini ia telah dua kali finis di jajaran sepuluh besar, yaitu pada tahun 2015 dan 2016.

”Saya puas dengan permainan saya hari ini … saya main lebih baik daripada kemarin, jadi tidak boleh mengeluh,” ujar Matsuyama. ”Secara spesifik tidak ada yang berbeda, tapi secara keseluruhan saya main bagus. Lapangan ini dimainkan persis seperti kemarin dan yang saya bisa lakukan ialah bermain semaksimal mungkin.”

Tak hanya Im dan Matsuyama yang bersinar pada Masters Tournament kali ini. Pemain debutan yang menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara, Jazz Janewattananond juga menorehkan skor total 4-under dalam 15 hole yang telah ia mainkan, dengan pada putaran kedua itu ia mencatatkan skor 1-under berkat dua birdie dan sebuah bogey. Sementara rekan senegara Matsuyama, Shugo Imahira menorehkan skor 70 dan kini menempati peringkat T34 dengan skor total 2-under 142.

Adapun bintang asal China Taipei C.T. Pan melanjutkan permainan gemilangnya. Sehari setelah genap berusia 29 tahun, Pan melanjutkan performanya pada hari kedua ini. Setelah hanya mencatatkan par di lima hole berturut-turut, ia menghantamkan 5-wood di hole 15 par 5 hingga berjarak hanya kurang dari semeter dari lubang, yang memberinya eagle. Lalu di hole berikutnya ia mencatatkan birdie setelah pukulan tee-nya mendarat kurang dari dua meter. Ia kemudian mencatatkan tiga birdie lagi sebelum kemudian harus menghentikan permainannya, menyusul raungan sirene yang berbunyi ketika ia berada di hole 8.

”Sejujurnya, saya tidak merasa nyaman sampai bisa mendapat eagle. Saya mulai dari hole 10 dengan pukulan tee yang berat dan pukulan saya tidak bagus sehingga menyisakan sekitar 192 meter. Namun, saya masih bisa memasukkan putt dari jarak 4,5 meter untuk par. Putt itu sangat besar artinya karena secara mental memberi rasa percaya diri yang berlimpah,” jelas Pan,.

”Rasanya saya mengalami kesulitan pada awal-awal putaran, berusaha menciptakan peluang birdie, tapi justru tidak berjalan sesuai yang saya harapkan sampai tiba di hole 15 ketika saya melakukan pukulan yang bagus untuk eagle. Skor ini jelas melambungkan saya. Puas rasanya melihat skor saya dalam dua hari terakhir. Semalam saya mesti kembali mengamati statistik dan melihat ada banyak green yang bisa saya capai dan memberi peluang birdie dari jarak 6, 4,5 meter. Rasanya permainan saya sedang bagus. Hanya tinggal mengeksekusi hal-hal yang telah saya latih bakal memberi peluang agar bisa kembali ke sini.”

Sementara itu, sang juara bertahan Tiger Woods kini ada di posisi T22 setelah bermain even par hingga 10 hole putaran kedua. Kemarin ia menorehkan dua birdie dan dua bogey yang membuatnya hanya menorehkan even par. Namun, Woods masih akan melanjutkan perjuangannya dengan delapan hole tersisa.