Pegolf asal India Gaganjeet Bhullar pegang kendali pada Thailand Open yang digelar di Thai Country Club kemarin (19/5) ketika turnamen prestisius ini kembali sebagai jadwal Asian Tour. Kemarin ia mencatatkan total skor 11-under 131 setelah dalam dua putaran mencatatkan skor 65 dan 66.

Bhullar memang tidak sendirian di posisi teratas tersebut. Hasrat para pegolf tuan rumah untuk mempertahankan trofi Thailand Open di negerinya diwakili oleh semangat Rattanon Wannasrichan yang juga mencatatkan total skor serupa dengan Bhullar.

Rattanon mencatatkan skor terendah pada putaran pertama setelah bermain 9-under 62. Meskipun kemarin (19/5) hanya bermain 2-under 69, raihannya tersebut membuatnya berada dalam posisi yang menguntungkan untuk menjaga kebanggaan masyarakat Thailand.

Beberapa rekan senegara Rattanon juga menunjukkan siap bersaing untuk meraih kehormatan tersebut. Satu pukulan di belakang Rattanon dan Bhullar ada Pawin Ingkhapradit. Sementara Panuphol Pittayarat hanya berselisih dua pukulan. Adapun pegolf muda lainnya, Jazz Janewattananond dan Kiradech Aphibarnrat berada di posisi T5 dengan 8-under 134. Catatan serupa juga diperoleh pegolf India Jeev Milkha Singh dan juara Order of Merit Asian Tour 2016 Scott Hend.

”Saya memainkan permainan yang sama dengan putaran pertama. Ada banyak peluang birdie yang saya dapatkan. Kemarin (putaran pertama) saya mendapat enam birdie dan hari ini juga enam birdie. Saya hanya melakukan satu kesalahan, di hole 8 hari ini,” tutur Bhullar.

”Ketika mendapat awal yang bagus, Anda mendapat banyak percaya diri dan momentum. Saya hanya berusaha main konsisten dan senang bisa berada di posisi yang bagus,” sambung Bhullar.

Adapun Rattanon berhasil berada di posisi yang menguntungkan sebagai buah dari sejumlah perubahan swing yang ia lakukan bersama pelatih barunya sejak awal musim ini, Lervit Boonsombat. Ia sendiri memang tengah mencari gelar Asian Tour pertama dan sejauh ini telah meraih dua kali posisi lima besar.

”Ini pertama kalinya saya memimpin memasuki putaran ketiga pada ajang Asian Tour. Saya tak berpikir terlalu banyak mengenai hal ini karena saya hanya ingin bersenang-senang. Tahun ini saya meraih hasil yang cukup solid dengan dua kali finis lima besar. Bisa menang jelas sangat bagus, tapi saya tak mau terlalu memberi tekanan pada diri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, dua pemain Indonesia, Ian Andrew dan George Gandranata mesti pulang lebih awal setelah kepastian cut-off dilakukan bagi pemain yang mencatatkan 2-over atau lebih. Ian Andrew yang bermain 72 dan 73 pada dua putaran yang telah berlangsung total mencatatkan 3-over 145.

Adapun George, yang sempat mengalami kesulitan pada short game dan putting pada putaran pertama, memang berhasil memperbaiki performanya kemarin. Setelah main 75 pada hari pertama, ia mencatatkan skor 69. Sayangnya, performa yang sedikit terlambat ini tak dapat membawanya melaju ke putaran akhir pekan.

Praktis Indonesia saat ini hanya diwakili oleh Rory Hie. Rory mencatatkan 2-under 140 setelah dalam dua putaran bermain 70-70.