Kiradech Aphibarnrat berhasil melangkah ke putaran akhir pekan, sementara progres Im Sungjae masih cukup terjal.

Bagi Kiradech Aphibarnrat, Bear Trap menjadi rangkaian hole yang sangat krusial. Pasalnya, jika gagal mencuri skor di sana, harapannya untuk bermain pada akhir pekan akan buyar. Apalagi ia menuju rangkaian tiga hole tersebut setelah hanya bisa bermain 3-over, menyusul bogey di hole 4 dan double bogey di hole 6.

Beruntung pada putaran kedua ini permainannya di hole-hole par 3 terbilang jauh lebih baik daripada hole-hole par 5, yang kerap menjadi target birdie bagi kebanyakan pemain.

Hole 15 par 3 yang dimainkan 162 meter itu mendapat peringkat hole tersulit keenam pada pekan ini. Namun, Kiradech berhasil mengantarkan bolanya hingga berjarak 5 meter dari lubang dan berhasil memasukkannya untuk birdie pertamanya pada putaran kedua.

Menyusul birdie tersebut, Kiradech kemudian berhasil memukul bolanya ke green dalam dua pukulan di hole berikutnya. Sayangnya, ia membutuhkan tiga putt untuk menuntaskan hole tersebut, sekaligus membuat posisinya kembali berada di ujung tanduk.

Hole terakhir dari rangkaian Bear Trap ini ialah hole par 3, yang dimainkan 2 meter lebih pendek daripada hole 15. Kali ini akurasinya lebih tajam ketimbang di hole 15. Pukulan tee-nya hanya menyisakan 1,8 meter, yang lekas ia konversi menjadi birdie.

 

 

Dengan batas cut pada 1-over, Kiradech wajib mendapat birdie di hole terakhirnya. Dan itulah yang ia lakukan. Setelah pukulan keduanya membuat bola hanya sedikit di luar green dan menyisakan jarak 18 meter ke lubang, ia memutuskan memainkan putter dan membawa bolanya mendekati lubang hingga hanya menyisakan 1,5 meter. Birdie di sana pun menjadi tiket baginya untuk bermain pada akhir pekan.

Untuk sementara, Kiradech terpaksa menempati posisi terbawah, T58, bersama sepuluh pegolf lainnya, termasuk pegolf Jepang Satoshi Kodaira, yang memiliki catatan skor yang sama dengan pegolf Thailand tersebut, 70-71.

Juara bertahan Im Sungjae, kembali bermain under setelah mencatatkan skor 68 untuk kedua kalinya. Meskipun skor 4-under 138 itu menempatkannya sebagai pegolf Asia terbaik di antara rekan-rekannya, empat birdie dengan dua bogey yang kedua kalinya pada pekan ini masih belum cukup untuk membawanya meramaikan persaingan di papan atas.

Pasalnya, Aaron Wise kembali mencatatkan skor 6-under 64 untuk mengambil alih puncak klasemen dari Matt Jones, yang kemarin (19/3) hanya bisa bermain dengan skor 70. Skor 12-under 128 milik Wise memberinya keunggulan tiga stroke dari Brandon Hagy dan Jones.

Satu wakil Asia lainnya yang berhasil lolos cut ialah C.T. Pan. Pegolf China Taipei ini sempat berada di jajaran 15 besar menyusul skor 67, namun harus mengakhiri putaran kedua dengan skor 72 setelah membukukan eagle dan mendapat empat bogey. Pan akan memulai putaran ketiga dari peringkat T48 dan akan bermain bersama Phil Mickelson.