Memahami etika ketika menonton sebuah turnamen golf internasional menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami sebelum menuju ke lapangan-lapangan penyelenggara turnamen.

Oleh Raka S. Kurnia

Pernahkah Anda bertanya mengapa para pegolf Indonesia tak kunjung menjadi juara di negeri sendiri? Mengapa George Gandranata justru menjuarai ajang Asian Development Tour di Malaysia? Mengapa Rory Hie justru meraih gelar Asian Tour di India? Ada apa dengan negeri sendiri?

Sadar tidak sadar, sebagai penonton, kita sering memberi tekanan yang justru memengaruhi performa mereka ketika bertanding di negeri sendiri. Hal ini terlihat, misalnya, pada ajang Indonesia Open, ketika Naraajie Emerald Ramadhan Putra berpeluang untuk mengikuti prestasi sang legenda, Kasiadi.

Sadar tidak sadar, kita sering menyepelekan cara mendukung para pegolf Indonesia. Merasa kenal dekat, kita merasa bisa berkomunikasi dengan sebebas mungkin. Dan tanpa sadar, sering pula kita menyederhanakan permainan mereka sebagaimana halnya permainan kita.

Kami menyajikan beberapa hal yang perlu menjadi catatan Anda, terutama ketika menyaksikan BNI Indonesian Masters presented by Bank BRI & MedcoEnergi pekan ini.

Golf adalah olahraga yang menuntut mentalitas yang positif. Maka dorongan berupa seruan dan sikap yang positif sangat dibutuhkan dari para penonton. Foto: GolfinStyle.

1. Menanyakan Skor kepada Pemain
Hindari bertanya skor kepada pemain, meskipun Anda mengenalnya dengan baik. Salah satu etika saat menonton tidak menyarankan penonton melakukan komunikasi langsung dengan pemain. Mungkin Anda mengenalnya dengan baik, tapi sebaiknya hindari menanyakan skor kepadanya.

Anda pasti paham bahwa golf adalah olahraga yang sensitif. Gangguan sekecil apapun bisa mengusik irama yang mungkin sudah ia dapatkan. Hal ini termasuk menanyakan skor kepada pemain.

Jika ingin menanyakan skor, cobalah bertanya kepada petugas atau relawan yang mengiringi grup pemain terkait karena biasanya mereka mencatat dengan baik untuk kepentingan live scoring.

2. Memberikan Saran Permainan
Saran permainan bisa mencakup aspek teknis, maupun nonteknis, termasuk manajemen lapangan. Anda juga sangat disarankan untuk menahan diri dan tidak memberi saran terkait permainan seorang pemain, terutama ketika mereka masih memainkan putaran kompetisi.

Ada alasan mengapa mereka bisa mengikuti kompetisi internasional, seperti Indonesia Open atau Indonesian Masters. Para pegolf elite amatir kita, maupun para pegolf profesional kita adalah atlet yang sudah dilatih dan berlatih, ditempa dan menempa, untuk memiliki permainan yang ia butuhkan untuk mengikuti turnamen kelas dunia. Mereka punya akses untuk berkonsultasi dengan para pelatih profesional untuk memberi saran terbaik tentang permainan. Oleh karena itu, seperti apa pun kompetensi Anda, sebaiknya jangan memberi saran apa-apa.

 

3. Tidak Memperhatikan Kondisi Sekitar
Lapangan golf jelas merupakan medan yang luas. Itu juga sebabnya mengapa menonton turnamen golf, meskipun memberi akses yang sangat dekat dengan aksi para pegolf papan atas, menjadi aktivitas yang tidak mudah.

Pastikan Anda selalu awas dengan lingkungan sekitar. Ini berarti Anda harus tidak mengeluarkan suara sama sekali ketika pemain hendak melakukan pukulan di mana pun posisinya. Dan sebelum melangkah, pastikan bahwa tidak ada pemain yang hendak melakukan pukulan atau putting di lapangan atau green sebelah. Untuk mengetahui hal ini, perhatikanlah kedi atau relawan yang ada di sekitar lapangan.

Jika kedi atau relawan telah mengangkat papan seperti ini, itu berarti ada pemain yang hendak melakukan pukulan. Hindari berpikir, ”Ah, masih jauh ini!” atau ”Ah, biar saja dia terganggu, dia ’kan pemain asing?” ketika menyaksikan langsung ke lapangan.

Dan yang paling penting: matikan suara pada ponsel Anda! Dan hindari menjawab telepon saat berada di lapangan!

PERSIAPAN JELANG MENONTON LANGSUNG
Para pegolf profesional biasanya sangat menghargai para penggemar golf, tentunya selama Anda menjaga etika sebagai penonton—di antaranya dengan mengindahkan tiga poin kami sebelumnya. Tapi sebelum mengikuti dan mendukung pegolf favorit Anda pada BNI Indonesian Masters supported by Bank BRI & MedcoEnergi, pastikan membawa hal-hal berikut.

Menonton turnamen golf internasional adalah kegiatan yang mengasyikkan. Tapi pastikan melakukan beberapa persiapan. Salah satunya dengan membawa dan menggunakan tabir surya.


Tabir surya

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka jangan malas mengoleskan tabir surya. Ada berbagai tabir surya yang bisa Anda peroleh, mulai dari SPF30 sampai SPF50.

Payung
Cuaca makin sulit diprediksi, terutama pada bulan Desember. Kemungkinan hujan turun ketika putaran berlangsung sangatlah terbuka, terlepas dari ada-tidaknya pawang hujan. Maka sedia payunglah sebelum hujan. Dan sebaiknya, gunakan payung yang lebar dengan minim muatan logam.

Minuman
Ini penting untuk menghindari dehidrasi. Biasakan membawa botol minuman yang bisa memuat air cukup banyak. Hindari botol plastik sekali pakai—ingat, biasakan untuk ramah lingkungan! Dan jangan mengambil minuman yang disediakan khusus bagi pemain!