Performa Naraajie Emerald Ramadhan Putra pada dua hari ini menunjukkan bagaimana ia masih bisa menghasilkan skor yang bagus meski tak berada dalam kondisi terbaik.

Sejak putaran pertama, Naraajie mengaku tidak melakukan pukulan yang ia harapkan. Pukulan tee-nya kerap tidak terarah, namun ia masih berhasil bermain 6-under 66. Pada akhir hari pertama (2/8) itu, pegolf berusia 19 tahun ini berada di peringkat T3 dan hanya terpaut dari dua pimpinan klasemen, Viraj Madappa asal India dan Itthipat Buranatanyarat dari Thailand.

Usai memainkan putaran pertama kemarin, Naraajie terlihat kembali berlatih di driving range, didampingi oleh salah satu pelatihnya, Lawrei Montague. Harapannya ialah ia bisa mengembalikan sensasi memukul dengan solid untuk mempertahankan permainan atau bahkan meningkatkan performanya untuk mencatatkan hasil yang lebih baik lagi pada hari kedua.

Namun, pada putaran kedua ini, tak ada yang berubah dari pukulannya. Statistik membuktikan hal tersebut. Pada hari pertama, Naraajie hanya melakukan 7 pukulan ke fairway, dari 14 fairway yang ada. Sementara pada hari kedua, angka tersebut hanya lebih baik satu pukulan, yaitu 8 dari 14 fairway.

Adapun statistik green in regulation pada hari pertama hanya 11 dari 18, namun angka ini masih berhasil ia pertahankan pada hari kedua.

Hal ini menunjukkan bahwa pada dasarnya, Naraajie sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Lalu mengapa ia bisa tetap mencatatkan skor yang demikian meyakinkan, sampai-sampai publik golf Indonesia mulai memimpikan sejarah baru yang bakal tercipta pada hari Minggu (1/9) nanti?

David Milne, salah satu pelatihnya, menjelaskan bahwa selama ini Naraajie merupakan salah satu pemain yang sangat berkomitmen untuk memiliki apa yang disebut dengan “back up plan”. Rencana cadangan ini dimaksudkan untuk tetap memaksimalkan permainan seorang pegolf ketika salah satu aspek permainannya bermasalah. Dalam konteks Naraajie, ball striking-nya kali ini tidak dalam kondisi prima, namun ia masih bisa mencatatkan skor berkat performa short game dan putting yang luar biasa.

Permainan Naraajie Emerald Ramadhan Putra bukanlah permainan terbaik yang ia miliki saat ini, namun ia menampilkan kualitas yang dibutuhkan untuk mencatatkan skor rendah. Foto: Golfin’STYLE.

Jelas performa short game dan putting menjadi salah satu kunci mengapa ia bisa bermain sangat baik. Selama dua hari terakhir, Naraajie mencatatkan total 12 birdie dan hanya 3 bogey. Sementara dari sisi putting, setelah membutuhkan hanya 23 putt pada hari pertama, ia melakukan 27 putt untuk mencatatkan skor 3-under 69.

Kondisi pada siang hari yang kerap diwarnai oleh embusan angin kencang juga turut mengubah permainan. Naraajie mengaku harus bermain sabar untuk bisa mencatatkan skor dengan baik.

“Hari ini anginnya lebih kencang sehingga saya kurang berkomitmen untuk melakukan beberapa pukulan, yang akhirnya malah jadi terbuang,” ujar Naraajie.

Selain itu, ia juga melakukan persiapan dengan sangat baik. Pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic, yang merupakan agenda Asian Development Tour, pada pekan lalu, Naraajie berhasil menjadi pegolf Indonesia terbaik dengan finis di peringkat T9.

“Turnamen pada minggu lalu itu memang seperti sebuah pemanasan untuk pekan ini dan hasil tersebut merupakan finis terbaik saya pada ajang Asian Development Tour, jadi memberi percaya diri buat bermain pada turnamen ini. Bank BRI Indonesia Open memang menjadi turnamen utama buat saya minggu ini,” sambungnya.

Tak boleh diabaikan juga fakta bahwa pegolf yang sempat mewakili Tim Internasional pada Junior Presidents Cup dua tahun silam ini cenderung lebih termotivasi ketika bertanding menghadapi para pegolf profesional. Sejauh ini ia menjadi pemain amatir tersukses pada periode Indonesian Golf Tour dengan menjuarai dua seri pada musim 2018.

Naraajie juga sempat bersaing pada ajang amatir prestisius, Asia-Pacific Amateur Championship di Singapura tahun 2018 lalu. Ia juga berada di jajaran atas dengan tersisa 18 hole lagi. Namun, performanya menurun pada hari terakhir. Maka patutlah dinantikan bagaimana ia bermain pada hari ketiga besok (31/8).

Leave a comment