Danny Masrin dan Rory Hie mengawali Indonesia Open yang dimulai pada hari ini dengan permainan yang solid.  Keduanya untuk sementara berada di peringkat T1 dan T5.  Permainan sempat dihentikan sejenak sehingga Danny masih harus menuntaskan hole 17 dan 18 dalam posisi 5-under. Sementara Rory yang bermain lebih awal menutup putaran pertama dengan 4-under 68.

Rory yang kembali bermain di Pondok Indah Golf Course untuk pertama kalinya dalam 20 tahun mengawali upayanya menjadi pegolf Indonesia kedua yang menjuarai Indonesia Open dengan birdie di hole pertama. Sayangnya, di dua hole berikutnya ia justru mendapat birdie. Beruntung kematangannya memampukan ia lekas bangkit dan mengakhiri sembilan hole pertama dengan menambah dua birdie lagi di hole 6 dan 8 untuk mencatatkan 2-under.

Memasuki sembilan hole kedua, ia harus bersabar sampai memaksimalkan peluang birdie di hole 15 dan 16. Dengan catatan 4-under 68, Rory sempat menjadi pimpinan klasemen bersama tujuh pegolf lainnya—Ye Htet Aung (Myanmar), Michael Choi (Australia), Panuphol Pittayarat (Thailand), Quincy Quek (Singapura), Tirawat Kaersiribandit (Thailand), Chanachok Dejpiratnamongkol (Thailand), dan Udayan Mane (India).

Sementara itu, Danny sempat bermain tanpa bogey dalam 12 hole yang ia mainkan dan telah membukukan 5 birdie, sampai akhirnya mendapat bogey pertamanya di hole 13. Namun, ia kembali menambah perbendaharaan birdie-nya di hole 14 sampai akhirnya harus melanjutkan menuntaskan hole 17 dan 18 esok pagi (27/10).

”Dalam 14 hole pertama, saya sukses memukul bola dengan baik dan sangat percaya diri memukul dari atas tee box, jadi saya berhasil memukul ke fairway kecuali di tiga hole terakhir,” tutur Danny, yang finis T14 pada Indonesia Open tahun lalu.

”Target saya ialah mempertahankan bola agar tetap di faiway dan berusaha membuat birdie di tiap tiga hole. Dengan set-up yang dilakukan tiap hole, hal tersebut sangat mungkin dilakukan.”

Performa Danny dan Rory ini membuat Indonesia, untuk pertama kalinya berhasil menempatkan dua pegolfnya di jajaran atas pada putaran pertama Indonesia Open.

Namun, bukan hanya Danny dan Rory saja yang berhasil main under pada hari pertama ini. Pegolf lainnya yang berhasil main under pada putaran pertama hari ini ialah Rinaldi Adiyandono dan George Gandranata, masing-masing bermain 2-under 70 dan 1-under 71.

Selain itu, Jose Suryadinata menjadi satu-satunya pemain amatir yang berhasil main under dengan membukukan 2 birdie di hole 14 dan 17 dan bogey di hole 5. Pegolf remaja berusia 15 tahun asal Surabaya, Jawa Timur ini bermain pada pagi hari dan berhasil memanfaatkan kondisi lapangan dan menuntaskan putaran pertamanya tanpa mengalami penundaan.

Sementara itu, juara bertahan Gaganjeet Bhullar asal India juga mencatatkan skor 5-under sampai hole 17 untuk berada di puncak klasemen bersama Danny dan Stephen Leaney dari Australia. Bhullar yang tengah dalam performa yang prima mendapat 3 birdie dan sebuah double bogey di sembilan hole pertamanya hari ini.

Namun, ia sukses mencatatkan tiga birdie dan sebuah hole-in-one di hole 12, sebelum akhirnya mendapat bogey di hole 16.

”Itu hole-in-one kelima buat saja sejauh ini, dan yang kedua yang saya lakukan dalam sebuah turnamen. Hole-in-one itu di hole 12, berjarak 172 meter dan saya memukul dengan 8-iron. Itu pukulan keberuntungan yang mendarat sekitar lima kaki dari pin dan bergulir masuk,” tutur Bhullar.

Sebanyak 28 pemain akan menuntaskan putaran pertama mereka pada hari kedua, mulai pukul 06:10 WIB besok (27/10).Sementara putaran kedua langsung dilakukan pada pukul 06:15 WIB sesuai jadwal. Perkembangan skor terakhir bisa Anda dapatkan melalui situs resmi Asian Tour.

Indonesia Open tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-36 dan untuk pertama kalinya didukung oleh lima perusahaan BUMN. Empat di antaranya merupakan bank-bank yang terhimpun dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Sementara satu perusahaan BUMN lainnya ialah Telkom Indonesia.