Arjun Atwal, pegolf asal India, membukukan skor luar biasa 9-under 62 meskipun tanpa memainkan putaran latihan di lapangan Heritage Golf Club, Mauritius. Performa istimewanya ini membawanya memuncaki klasemen sementara AfrAsia Bank Mauritius Open.

Mantan pegolf nomor satu Asian Tour tersebut membukukan putaran menakjubkan itu setelah mencatatkan 7 birdie dengan sebuah eagle. Ia pun untuk sementara unggul dari pegolf Filipina Miguel Tabuena, Sebastian Heisele dari Jerman, Louis de Jager dari Afrika Selatan, dan Adilson Da Silva dari Brasil.

Atwal yang akan memimpin Tim Asia pada EurAsia Cup 2018 mendatang tiba di Mauritius pada Rabu malam setelah menempuh perjalanan 16 jam melalui Dubai dari Kuala Lumpur selepas menghadiri jumpa pers yang mengumumkan anggota Tim Asia yang bakal menghadapi Eropa tahun depan.

”Saya senang sekaligus kaget. Saya harus menempuh perjalanan panjang untuk tiba di sini. Saya datang melalui Dubai dan butuh 16 jam sampai bisa tiba. Rasanya lelah dan tak ingin berharap apa-apa. Tapi justri ketika tak berharap banyak, Anda malah bisa mendapat banyak hal,” tutur Atwal.

Pada putaran pertamanya itu, Atwal mengaku bolanya hanya dua atau tiga kali tidak mencapai fairway. Meskipun bermain di lapangan yang sama dua tahun lalu, ia mengaku tidak mengingat lapangannya.

”Menurut saya kondisinya cukup sulit, tapi saya tak banyak melakukan kesalahan dan putting saya juga sedang jitu. Anginnya kadang berembus, kadang juga tidak, tapi tak terlalu berangin,” ujar Atwal lagi. ”Memang sangatlah penting untuk memainkan putaran latihan jika belum pernah memainkan lapangannya. Penting memang, tapi bukan akhir dari segalanya, terutama buat mereka yang sudah sangat sering bermain golf.”

Salah satu sorotan dalam putaran pertama Atwal ialah putting dari jarak 25 kaki yang berhasil ia masukkan untuk eagle. Skor 62 itu sekaligus menjadi rekor lapangan baru di Heritage Golf Club.

Sementara Tabuena menampilkan performa maksimal sejak putarna awal. Ia berusaha menghapus kegagalannya meraih gelar Asian Tour kedua pada ajang Resorts World Manilla Masters tiga pekan lalu. Dengan catatan 5-under 66, ia berada 4 stroke di belakang Atwal.

”Pukulan saya dalam beberapa pekan ini sangat bagus, tapi saya tak puas dengan putting saya waktu main di Hong Kong pekan lalu. Saya mengganti putter dan hasilnya sukses,” tutur Tabuena.

Menurut Tabuena, bermain di Heritage Golf Club harus menghindari melakukan pukulan yang tinggi agar bola tidak meleset lantaran kena embusan angin.

”Ini lapangan golf yang menuntut Anda untuk berpikir. Tidak boleh lengah sama sekali,” tandasnya.

Pemenang Major Louis Oosthuizen dan George Coetzee dari Afrika Selatan, yang menjuarai turnamen in pada 2015 lalu berada di posisi T6 bersama beberapa pemain lain setelah bermain 67.

AfrAsia Bank Mauritius Open merupakan turnamen kolaborasi Asian Tour, Sunshine Tour, dan European Tour dan menyediakan hadiah sebesar US$1,07 juta. Turnamen ini sekaligus merupakan turnamen kedua untuk musim 2018 bagi European Tour.