Putaran kedua AfrAsia Bank Mauritius Open yang berlangsung di Heritage Golf Club, Mauritius, masih menjadi panggung utama bagi Arjun Atwal yang masih memimpin turnamen kerja sama Asian Tour, Sunshine Tour, dan European Tour ini.

Atwal membukukan skor 1-under 70 pada putaran kedua kemarin (1/12) dan dengan catatan 10-under 132, pegolfasal India tersebut masih berada di puncak klasemen

Pemegang delapan gelar Asian Tour tersebut bermain luar bias pada putaran pertama meskipun tanpa memainkan putaran latihan. Saat itu ia membukukan 9-under 62. Dengan skor yang ia peroleh kemarin, ia untuk sementara unggul satu stroke dari para pesaingnya.

Skornya pada putaran kedua menunjukkan ia berjuang keras untuk mengulangi performa istimewa pada hari pertama. Total ia membukukan 3 birdie dan 2 bogey untuk berada dalam jalur perburuan gelar juara.

”Saya pikir hari ini kondisinya jauh lebih sulit. Angin tak berembus dengan kecepatan yang konsisten dan ketika berembus kencang, Anda bisa terlihat konyol di lapangan. Tapi saya puas juga dengan permainan saya,” tutur Atwal, yang akan memimpin Tim Asia pada ajang EurAsia Cup menghadapi Tim Eropa tahun depan.

Salah satu kendala lainnya, tutur Atwal, ialah permainan putter-nya yang tidak sejitu putaran pertama.

”Pukulan saya cukup bagus, tapi memang sulit mengikuti skor 62 dengan skor yang rendah lagi. Jadi, saya terima hasil 1-under ini.”

Tiga pemain berada dalam jarak satu stroke di belakang Atwal. Dua pegolf asal Afrika Selatan Dylan Frittelli dan Louis de Jager, serta pegolf Inggris Laurie Canter sama-sama membukukan skor 133.

Frittelli sukses memukul bola ke green di hole 9 par 4 dan sukses meraih eagle setelah putting-nya dari jarak 12 kaki berhasil masuk. Frittelli menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencatatkan eagle di hole 9 tersebut setelah memainkan 36 hole. Pada putaran pertama, ia juga mencatatkan eagle di hole 18.

”Saya merasa percaya diri. Maksud saya, saya bahkan berjarak lima stroke dari pimpinan klasemen pada awal putaran kedua, dan saya masih merasa percaya diri,” tutur pegolf yang menikmati meraih gelar European Tour pertamanya musim 2016/2017 lalu ini. ”Masih banyak kesempatan tersisa, jadi dengan senang hati saya akan main dan bersaing dengan para pegolf lainnya, tapi 36 hole jelas masih panjang.”

Adapun pegolf Filipina Miguel Tabuena berada dua stroke di belakang Atwal. Tabuena tidak sendirian berada di peringkat kelima sebab pegolf Portugal Jose-Filipe Lima, dan tiga pegolf Afrika Selatan Ockie Strydom, Justin Walters, dan Oliver Bekker juga mengumpulkan total skor yang sama, 8-under 134.