Kejuaraan amatir paling bergengsi di Asia Pasifik disiarkan langsung ke lebih dari 160 negara, termasuk Indonesia.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009, Asia-Pacific Amateur Championship mendapat status sebagai ajang amatir paling bergengsi di wilayah Asia Pasifik. Ajang ini memberikan kesempatan bagi para pegolf amatir untuk mewujudkan salah satu impian mereka sebagai pegolf, yaitu bermain di Augusta National dan bertanding pada ajang Major The Masters Tournament.

Kejuaraan ini menjadi satu dari lima kejuaraan berstatus elit pada World Amateur Golf Ranking, yang membuatnya menjadi salah satu tontonan golf paling seru.

Tahun ini, kejuaraan ini bakal ditayangkan langsung dengan durasi tiga jam pada tiap putaran. Tayangan langsung ini akan dimulai pukul 13:00 waktu setempat, atau pukul 12:00 WIB, baik pada hari ini (26/9) dan besok (27/9). Setelah cut-off, siaran langsung akan dilakukan pada pukul 10:00-13:00 atau pukul 09:00-12:00 pada hari Sabtu (28/9) dan Minggu (29/9).

Rangkuman berdurasi 30 menit juga bakal diproduksi setelah putaran final berakhir.

Tahun ini sebanyak 120 pemain dari 39 negara akan bersaing untuk mendapatkan tempat pada The Masters Tournament 2020 dan The Open ke-149, dengan catatan sang juara tetap mempertahankan status amatirnya hingga kedua ajang Major tersebut diselenggarakan. Adapun pemain yang finis di tempat kedua akan mendapat tempat untuk bermain pada The Open Qualifying Series.

Siaran langsung ini akan tersedia melalui Fox Sports di Australia dan seluruh Asia, SBS Sports di Korea, Tokyo Broadcasting System di Jepang, ESPN2 di Amerika Serikat, Sky Sports di Inggris dan Selandia Baru, GolfTV di Eropa, ESPN di Amerika Latin, SuperSport di Afrika Selatan, dan TSN di Kanada.

Seluruh siaran langsung ini juga bakal tersedia melalui website resmi kejuaraan ini, yaitu www.aacgolf.com.

“Sejak awal, misi dari Asia-Pacific Amateur Championship ialah mengembangkan permainan ini dan menampilkan bakat yang kami miliki di negara-negara Asia Pasifik.

“Sejak awal, misi dari Asia-Pacific Amateur Championship ialah mengembangkan permainan ini dan menampilkan bakat yang kami miliki di negara-negara Asia Pasifik. Siaran langsung kejuaraan menjadi platform penting untuk mencapai target ini, tak hanya di wilayah ini, tapi juga di skala global,” ujar Kei Muratsu, Ketua Asia-Pacific Golf Confederation.

“Saya berterima kasih kepada seluruh mitra yang menyiarkannya karena kini AAC menjadi turnamen golf yang paling banyak disiarkan, dan kami tak sabar untuk menyoroti para pemain amatir terbaik dan pengembangan di wilayah ini melalui pertandingan di Sheshan International Golf Club tahun ini.”

Tim komentator berbahasa Inggris untuk siaran ini beranggotakan Bill Macatee, yang merupakan anggota regular untuk siaran televisi Masters Tournament, dan tahun ini menjadi keterlibatan yang ke-10 baginya. Selain itu ada juga Frank Nobilo, salah satu pegolf tersukses Selandia Baru yang juga merupakan analis pada CBS di AS, yang kembali ikut ambil bagian untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut. Reporter CBS Sports Amanda Balionis dan penyiar serta mantan pegolf profesional Australia untuk Fox Sports Australia Paul Gow juga akan melakukan wawancara dan reportase langsung di lapangan.

Tahun ini sorotan bakal ditujukan kepada sang juara bertahan, Takumi Kanaya asal Jepang yang juga merupakan pegolf amatir No.2 Dunia. Selain itu ada juga David Micheluzzi (No.4 Dunia) dan Blake Windred (No.11 Dunia) yang sama-sama dari Australia, dan pegolf No.9 Dunia Yu Chun An asal China Taipei.

Sementara dari kubu tuan rumah dipimpin oleh Lin Yuxin asal Beijing, yang kini berusia 19 tahun. Lin sempat menjuarai ajang ini pada tahun 2017, yang kala itu dimainkan di Royal Wellington Golf Club, Selandia Baru.

Adapun kontingen Indonesia terdiri dari Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Almay Rayhan Yagutah, dan M. Rifqi Alam Ramadhan.

Leave a comment