Putaran final Combiphar Players Championship yang berlangsung pada hari ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain Indonesia untuk memperbaiki peringkat dan finis di posisi seterbaik mungkin.

Sebagian besar pemain sepertinya harus berjuang keras untuk bermain under di New Kuta Golf, Pecatu, Bali. Dari 54 pegolf yang berhasil melaju ke putaran ketiga, praktis hanya 18 pemain yang berhasil bermain under.

Hal yang sama dialami oleh para pemain Indonesia. Elki Kow yang sebelumnya sempat bermain tanpa bogey kali ini harus kembali bermain over. Ia bahkan harus bermain 3-over dalam enam hole pertamanya setelah bogey di hole 1, 5, dan 6 dan baru mendapat birdie di hole 8 dan 9. Pada perputaran berikutnya, ia justru membuka sembilan hole terakhirnya dengan double bogey, sebelum akhirnya mencatatkan birdie di hole 13 dan bogey di hole 15.

Sebagai satu-satunya pegolf Indonesia yang memulai hari ketiga dengan catatan 1-under 143, Elki mengaku bermain terlalu defensif dan harus puas mendapat skor 3-over 75

“Kondisi cuaca kali ini menurut saya sebenarnya lebih baik ketimbang dua hari sebelumnya. Hanya saja saya bermain terlalu defensif, tapi akhirnya malah bermain dengan kurang lepas dan di tengah jalan jadi kurang fokus,” jelas Elki yang harus berada di peringkat T39 ketika akan memulai putaran finalnya hari ini.

“Semua birdie saya dihasilkan dari jarak dekat hari ini (kemarin). (Tapi) saya akan mengikuti rencana permainan yang sama lagi besok (hari ini).” – Varanyu Rattanphiboonkij

Rinaldi Adiyandono dan Danny Masrin juga bergabung di posisi yang sama dengan Elki. Rinaldi memainkan putarna ketiga dengan satu stroke lebih baik daripada Elki. Hanya saja, ia harus menunggu hingga hole 10 sampai akhirnya mendapatkan birdie pertamanya, yang sayangnya juga menjadi birdie terakhir pada hari tersebut. Dengan tiga bogey yang di dapat di hole 3, 7, dan 11, Rinaldi akhirnya mencatatkan skor over par pertamanya pada pekan ini.

Danny Masrin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil bermain even par setelah bermain dengan satu bogey, yang ia dapatkan di hole 8, dan satu birdie di hole 11.

Sementara itu, dua pegolf Indonesia lainnya, Fajar Win Nuryanto dan Jordan Surya Irawan masing-masing berada di posisi T44 dan T53. Sangat disayangkan, mengingat keduanya sempat memulai permainan dengan birdie, masing-masing di dua hole pertama dan hole pertama.

Sadar bahwa hari ini merupakan peluang terakhir untuk meraih posisi terbaik, Fajar memberikan ekspresi yang bakal mewakili kelima wakil Indonesia ini: “Hari ini pasti lebih baik!”

Sementara itu, pimpinan klasemen Varanyu Rattanphiboonkij masih melanjutkan dominasinya di puncak klasemen setelah pada putaran ketiga kemarin (8/11) membukukan skor 3-under 69. Skor tersebut ia peroleh setelah mendapat empat birdie dengan satu bogey.

Varanyu Rattanphiboonkij berpeluang untuk menembus jajaran tujuh besar Order of Merit Asian Development Tour jika pada hari ini berhasil finis, setidaknya di peringkat kedua. Foto: Yulius Martinus/OB Golf.

Kali ini pegolf berusia 21 tahun itu mengaku mengalami kendala dalam permainan putter-nya.

“Semua birdie saya dihasilkan dari jarak dekat hari ini (kemarin). (Tapi) saya akan mengikuti rencana permainan yang sama lagi besok (hari ini),” tukasnya.

Peluang Varanyu untuk meraih kemenangan Asian Development Tour kedua pada musim ini jelas masih terbuka, namun ia akan menghadapi persaingan yang sengit dari Janne Kaske. Sama seperti Varanyu, Kaske juga membukukan skor yang sama, 3-under 69 yang membuat keduanya kembali hanya berjarak satu stroke.

Baik Varanyu, maupun Kaske sama-sama berpeluang untuk masuk ke jajaran tujuh besar Order of Merit Asian Development Tour, yang otomatis akan membuat mereka memegang kartu Asian Tour untuk musim 2019. Varanyu akan menembus tujuh besar itu jika bisa finis, setidaknya di posisi kedua. Sementara Kaske akan menembus peringkat tersebut jika bisa finis di lima besar.

Adapun juara bertahan asal Venezuela, Wolmer Murillo berada jauh dari posisi bersaing meraih gelar. Pada putaran ketiga kemarin ia hanya bermain 3-over 75, yang membuatnya hanya mengumpulkan skor total 215, 12 stroke di belakang Varanyu. Artinya, dalam 18 hole ke depan kita akan mendapatkan juara baru Combiphar Players Championship.

Leave a comment