Stuart Appleby dan Justin Leonard terpilih sebagai kapten untuk ajang Junior Presidents Cup, yang akan kembali digelar pada 8-9 Desember 2019 di The Royal Melbourne Golf Club, Victoria, Australia, persis beberapa hari sebelum Presidents Cup dipertandingkan di lapangan yang sama. Kepastian ini diumumkan oleh PGA TOUR dan American Junior Golf Association (AJGA) hari ini (10/1)

Appleby sendiri telah lima kali mewakili Tim Internasional. Ia turun pada edisi 1998, 2000, 2003, 2005, dan 2007. Selain itu, ia juga mengoleksi sembilan gelar PGA TOUR, dengan terakhir menjuarai A Military Tribute at The Greenbrier 2010. Kala itu, ia menjadi pegolf kelima dalam sejarah PGA TOUR yang berhasil membukukan skor 59. Birdie yang ia bukukan dari luar jarak 10 kaki di hole 18 par 3 di The Old White TPC itu tak hanya memberinya sebuah putaran yang bersejarah, tapi juga menghapus defisit tujuh stroke menuju putaran final dan membawanya menang dengan satu stroke.

Sosok asal Cohuna, Australia, yang kini berusia 47 tahun ini juga memiliki dua gelar Web.com Tour dan tiga trofi dari ISPS Handa PGA Tour of Australasia, di antaranya Australian Open 2001 dan Australian Masters 2010.

“Golf junior telah berkembang sangat pesat dari sejak ketika saya masih muda, ketika kami tak memiliki banyak kesempatan seperti ajang ini (Junior Presidents Cup),” ujar Appleby. “Dengan berpartisipasi pada Tim Internasional 1998 yang menjadi juara di Royal Melbourne, saya ingin membagikan pengalaman itu dengan anak-anak ini karena merekalah masa depan PGA TOUR dan anggota Tim Presidents Cup, baik untuk Tim As maupun Tim Internasional.”

“Saya rasa saya berutang untuk membawa pelajaran-pelajaran yang saya dapatkan dari golf dan membantu menyediakannya bagi anak-anak lain yang bakal menjadi masa depan golf di semua level.” – Stuart Appleby

Tugas sebagai kapten untuk Junior Presidents Cup tampak sangat sempurna bagi Appleby, yang memfokuskan kegiatan amalnya untuk membantu para pegolf junior melalui yayasan yang ia dirikan. Visi dari Stuart Appleby Junior Golf Foundation ialah memberikan pengalaman golf yang berkualitas dan menyenangkan bagi para pegolf junior di Victoria, yang terbukti melalui ajang tahunan Stuart Appleby Rookie Series. Selain itu, kesempatan-kesempatan untuk mengembangkan karier golf juga diberikan kepada mereka, bahkan hingga melampaui level klub.

“Saya berutang besar terhadap golf. Golf telah memberi kesempatan kepada bocah seperti saya, dari Cohuna, Australia, untuk menempuh perjalanan dari sebuah peternakan ke seluruh dunia,” lanjut Appleby lagi. “Golf telah memberi saya banyak kesempatan dan mengajarkan pelajaran yang bisa dipelajari anak-anak, entah mereka bermaksud menjadikannya sebagai profesi atau hanya sekadar menikmati golf sebagai hobi. Saya rasa saya berutang untuk membawa pelajaran-pelajaran yang saya dapatkan dari golf dan membantu menyediakannya bagi anak-anak lain yang bakal menjadi masa depan golf di semua level.”

Sama seperti Appleby, Leonard juga telah bermain dalam lima Presidents Cup, yaitu pada 1996, 1998, 2003, 2005, dan 2009. Ia pun telah berpartisipasi pada tiga ajang Ryder Cup (1997, 1999, 2008) untuk mewakili AS. Pria asal Dallas ini sempat bersaing di level universitas ketika mewakili University of Texas. Di sana ia sukses meraih status All-American sebanyak dua kali, juara U.S. Amateur 1992, dan meraih Haskins Award 1994 sebagai pegolf kampus paling gemilang.

Debut PGA TOUR ia raih pada tahun 1994 itu juga setelah menjadi pegolf keempat yang langsung masuk PGA TOUR selepas dari bangku kuliah tanpa harus melalui Q-School. Ia sendiri mengemas 12 kemenangan PGA TOUR, termasuk The Open Championship 1997. Setahun kemudian ia menjuarai THE PLAYERS 1998.

Pengalaman Justin Leonard bertanding pada lima ajang Presidents Cup dan tiga ajang Ryder Cup akan sangat berharga ketika ia memimpin 12 pegolf junior terbaik A.S. untuk menghadapi 12 pegolf terbaik internasional di The Royal Melbourne Golf Club, pada tanggal 8-9 Desember 2019 mendatang. Foto: Getty Images.

“Sungguh menjadi kehormatan bagi saya bisa menjadi kapten untuk tim Junior Presidents Cup tahun ini,” ujar Leonard. “Saya sangat bersemangat untuk mewakili A.S. bersama para pegolf junior terbaik yang bisa diberikan negara kami. Ini akan menjadi kesempatan yang istimewa bagi para pemain muda ini, untuk bisa berada di lapangan yang sama, Royal Melbourne, yang juga akan dimainkan oleh para pegolf profesional beberapa hari kemudian.”

“Setelah menghadiri Junior Presidents Cup [2017] untuk menyaksikan keponakan saya, Turner Hosch, bersaing, saya sadar betapa istimewanya ajang ini bagi semua yang terlibat. Saya tak sabar untuk membagikan pengalaman saya sebagai pemain dan melihat dengan takjub bagaimana para pegolf junior ini bermain golf.”

Leonard, yang telah mengikuti 23 ajang AJGA dari kurun 1986-1990, sangat memahami dampak yang telah diberikan organisasi tersebut dalam pengembangan olahraga golf bagi generas berikutnya. Hal ini ia wujudkan dengan mensponsori ajang AJGA, Justin Leonard/Deloitte Junior Championship, yang diprtandingkan pada 1998-2006 di kota kelahirannya, di Dallas.

“Sungguh mengagumkan bisa melihat dampak yang dibeirkan AJGA dalam mengembangkan permainan golf dan memberi peluang bagi anak-anak laki-laki dan perempuan untuk bersain dalam level yang begitu tinggi,” ujar Leonard. “Bersaing dalam ajang-ajang AJGA telah membantu menyiapkan saya secara fisik dan emosi untuk meningkatkan permainan saya ke level selanjutnya. Kenangan dan persahabatan yang saya dapatkan pada masa-masa junior saya merupakan sesuatu yang akan saya kenang seumur hidup.”

“Setelah menghadiri Junior Presidents Cup [2017] …, saya sadar betapa istimewanya ajang ini bagi semua yang terlibat.” – Justin Leonard

Leonard dan Appleby telah tiga kali berhadapan pada ajang Presidents Cup, termasuk dua kali di Royal Melbourne tahun 1998. Keduanya meraih hasil seimbang dalam partai foursome pada hari pertama, sampai Appleby dan Vijay Singh menaklukkan Leonard dan Tiger Woods pada partai four-ball sore harinya.

Tim A.S akan terdiri dari 12 pemain teratas yang masuk kualifikasi, berdasarkan Rolex AJGA Rankings per 5 September 2019. Jika ada yang berperingkat sama di peringkat 12, seleksi akan ditentukan dengan ranking individu tertinggi berdasarkan World Amateur Golf Ranking (WAGR) pada tanggal tersebut.

Adapun Tim Internasional akan terdiri dari 12 pemain teratas yang masuk kualifikasi berdasarkan WAGR, juga per 5 September 2019. Dan jika ada lebih dari satu pemain yang sama-sama menempati peringkat 12, seleksi akan didasarkan pada ranking individu tertinggi pada revisi WAGR terbaru.

Dua tahun lalu, pegolf Indonesia Naraajie Emerald Ramadhan Putra terpilih menjadi anggota Tim Internasional, yang kala itu dipimpin oleh pegolf Afrika Selatan Trevor Immelman. Sayangnya, Tim Internasional harus mengakui keunggulan Tim A.S., yang dipimpin David Toms, dengan skor 10-14 ketika ajang ini dimainkan di Plainfield Country Club di Edison, New Jersey.

Leave a comment