Im Sungjae mengambil alih posisi teratas dari Brandon Hagy pada ajang The American Express.

Sepekan yang lalu Im Sungjae harus berjuang dengan putter-nya. Namun, pada putaran kedua The American Express kali ini, bintang golf asal Korea ini justru terbantu oleh permainan putter yang tajam. Tujuh birdie tanpa bogey ia bukukan untuk mengoleksi total 11-under 133 dan menempati posisi teratas klasemen menuju akhir pekan di PGA West.

Performanya pada Sentry Tournament of Champions memang terbilang sangat solid dengan keberhasilannya finis di posisi T5. Meski demikian, ia mulai mengalami kendala dalam putting-nya pada ajang Sony Open in Hawaii. Ia hanya bisa finis di posisi T56 dan hanya menorehkan 14 birdie. Dan ia menyadari pentingnya memperbaiki performa putting-nya agar bisa kembali bersaing.

”Saya mengalami kesulitan dengan putting menuju pekan ini jadi saya banyak berlatih dan khususnya pada putaran hari ini saya rasa putting dari jarak menengah saya benar-benar bagus, ada banyak yang masuk dari jarak menengah dan itulah alasan mengapa skor saya kali ini bisa bagus,” tutur Im.

Im juga memutuskan unutk menggambarkan garis pada bolanya, yang terbukti membantunya memasukkan lebih banyak birdie.

”Saya mulai menggambarkan garis pada bola sehingga membantu saya memvisualisasikan putting saya. Dan sepertinya keputusan itu cukup berhasil hari ini,” imbuh Im, yang kini menempati peringkat kedua pada kategori Strokes Gained: Putting dalam dua putaran yang ia mainkan.

 

 

Terlepas dari kembalinya performa putting-nya, penampilan Im dalam ajang The American Express ini juga terbilang cukup baik. Dalam dua edisi terdahulu, secara berturut-turut ia finis di peringkat T12 dan T10. Dan ia punya alasan tersendiri mengapa performanya cukup stabil.

”Saya merasa nyaman bermain pada The American Express. Secara visual, dari tee box, saya sangat menyukainya dan menikmati bermain di sini sehingga merasa sangat nyaman sepanjang putaran dan di kedua lapangan yang kami mainkan,” jelas pegolf yang meraih gelar PGA TOUR pertamanya pada ajang The Honda Classic tahun 2002 lalu.

Rekan senegara Im, Kim Siwoo, juga masih mempertahankan performanya. Ia menorehkan skor 4-under 68 menyusul skor 66 yang ia torehkan pada hari pertama. Kini juara THE PLAYERS 2017 ini berbagi peringkat kedua bersama pegolf Kanada Nick Taylor, duo Amerika Tony Finau dan Brandon Hagy, yang sempat memimpin pada hari pertama, dan bintang asal Meksiko Abraham Ancer.

Kim sebenarnya berpeluang untuk berbagi posisi teratas dengan Im. Ia sempat membukukan 5-under berkat enam birdie dan sebuah bogey dala 16 hole yang ia mainkan. Sayangnya, di hole 17 ia justru mendapatkan bogey sehingga harus puas berada di posisi yang disesaki oleh lima pemain itu. Namun, bagi Kim permainannya kali ini rasanya cukup mengatasi kekecewaannya ketika hanya bisa bermain satu putaran pada turnamen ini dan terpaksa mundur akibat cedera punggung.

Adapun An Byeonghun, yang memulai putaran kedua dengan posisi satu stroke di belakang pimpinan klasemen, harus terlempar ke peringkat T26 setelah membukukan 1-oevr 73.