An Byeonghun meraih hasil terbaik sejak kompetisi kembali bergulir dengan finis T12 pada WGC-FedEx St. Jude Invitational.

An Byeonghun terpaksa menunda merayakan kemenangan pertamanya pada ajang World Golf Championships. Ia harus puas menempati peringkat T12 pada kejuaraan yang dimainkan di TPC Southwind, Memphis ini.

Bermain dengan tertinggal satu stroke dari pimpinan klasemen, An justru mendapat enam bogey dalam 12 hole pertamanya. Hal ini praktis membuatnya terlempar dari persaingan memenangkan gelar PGA TOUR pertama. Dengan hanya membukukan tiga birdie sepanjang putaran final itu, ia pun harus mengakhiri putaran final dengan skor 3-over 73.

Kinerja permainannya kali ini mendadak berubah jauh dari permainannya dalam tiga hari pertama. Sebelumnya, An mencatatkan akurasi driving yang cukup baik dengan menorehkan 64,29% pada hari pertama, yang kemudian meningkat menjadi 78,57% pada hari kedua. Meski sempat menurun pada hari ketiga dengan 71,43% ia masih bisa mencatatkan 61,11% green in regulation, plus kinerja putting yang cemerlang untuk menempatkannya di posisi bersaing.

Namun, pada hari terakhir, pukulan tee-nya berantakan dan kali ini ia hanya bisa memukul bola ke enam fairway. Alhasil, An harus berjibaku hanya untuk mengamankan par. Ia kemudian memperbaiki catatan skornya dengan birdie di hole 14 dan 16, setelah memasukkan putt, masing-masing dari jarak 21 dan 14 kaki dan mengakhiri pekan itu dengan skor total 8-under 272, lima stroke di belakang Justin Thomas, sang juara.

Meski hanya finis di posisi T12, hasil yang ia peroleh kali ini merupakan hasil terbaik sejak golf kembali dipertandingkan pada bulan Juni lalu. Setelah finis T60 pada Charles Schwab Challenge, ia gagal lolos cut pada RBC Heritage. Ia kemudian finis T46 pada ajang Travelers Championship, tapi gagal lolos cut dalam dua turnamen berikutnya. Finis T12 juga berarti An menjadi pegolf Asia terbaik pada kejuaraan kali ini.

Wakil Asia lainnya mencatatkan hasil yang beragam. Pegolf Asia tersukses dalam ajang WGC, Hideki Matsuyama, mencatatkan skor 68 dan finis T20. Im Sungjae harus puas bermain dengan skor 73 dan finis T35, namun masih mempertahankan tempat ketiga pada klasemen FedExCup. Pegolf Korea lainnya, Kang Sung, menuntaskan ajang ini dengan skor 72 dan finis T44, sementara Juara Indonesian Masters 2019 Jazz Janewattananond, yang melakoni debutnya di Memphis, finis dengan skor 69 dan berada di peringkat T59.

Sementara itu, pegolf China Taipei C.T. Pan harus puas dengan posisi T72, sedang Li Haotong harus finis di posisi T75.