An Byeonghun bersinar pada hari pertama THE CJ CUP @ NINE BRIDGES dan tampil sebagai pimpinan klasemen.

Pegolf tuan rumah An Byeonghun mencuri perhatian pada akhir putaran pertama THE CJ CUP @ NINE BRIDGES kemarin (17/10). Torehan skor 8-under 64 yang ia bukukan di Nine Bridges Golf Club, Jeju, Korea itu membawanya ke puncak klasemen, sekaligus menjadikannya pegolf Korea pertama yang bisa memimpin pada turnamen yang baru memasuki tahun penyelenggaraan ketiga ini.

Pada putaran pertama itu, An mencatatkan delapan birdie tanpa bogey sama sekali, sesuatu yang bahkan tidak ia perkirakan sebelumnya. Catatan ini menjadi catatan terbaik kedua setelah Justin Thomas mengawali putaran pertama dua tahun silam dengan skor 63. An membukukan empat birdie di sembilan hole pertamanya, dan empat birdie lagi di sembilan hole terakhirnya.

Catatan permainannya ini jelas jauh lebih baik ketimbang dua penampilan sebelumnya. Dua tahun lalu, ia memulai putaran pertama dengan berada di posisi T11. Lalu pada edisi tahun lalu ia berada di posisi T4.

“Luar biasa. Main 8-under, tanpa bogey selalu menyenangkan. Pukulan saya sangat solid dan, sejujurnya, saya tidak mengharapkannya. Soalnya beberapa hari terakhir, termasuk di driving range hari ini (kemarin), saya tak merasa melakukan pukulan dengan baik di driving range,” tutur An, yang telah mengantongi satu gelar European Tour saat meemnangkan BMW PGA Championship 2015 ini.

“Saya pikir angin membuat keadaan menjadi sedikit lebih berat karena terkadang embusannya berputar.” – An Byeonghun

Pada putaran pertama ini, sebagian besar pukulannya berhasil ia arahkan langsung menuju pin, yang kemudian memudahkannya untuk mencatatkan birdie. Performanya ini bahkan turut membantunya menjadi pemain terbaik untuk urusan jumlah putting rata-rata pada hari pertama. Dalam satu hole, rata-rata ia hanya melakukan 1,39 putt.

“Ada banyak putting saya yang bisa masuk, jadi semuanya berjalan dengan baik dan saya bisa main tanpa bogey,” sambungnya lagi.

Nine Bridges Golf Club ini juga terkenal dengan tantangan berupa angin. An mengakui bahwa angin yang kerap berembus memberi tantangan tersendiri, terutama di beberapa hole terakhir yang ia mainkan. Dengan kondisi angin yang terkadang berputar, para peserta pekan ini harus memikirkan cara terbaik mengatasi tantangan tersebut.

“Beberapa hole terakhir cukup mengecewakan. Di hole terakhir angin tidak berembus dari belakang, dan ketika ada di sana saya harus memasang tee sedikit lebih rendah. Awalnya saya mau memukul driver, tapi angin berembus dari kanan dan menurun sekitar 10°,” ujarnya.

“Saya pikir angin membuat keadaan menjadi sedikit lebih berat karena terkadang embusannya berputar. Selain itu, kondisinya cukup bagus dan tenang dan menjadikan hari yang ideal untuk bermain golf.”

Niemann Menempel di Belakang An
Joaquin Niemann menjadi satu-satunya pemain yang berhasil menempel An. Pegolf asal Chile yang baru saja menjuarai gelar PGA TOUR perdananya pada ajang A Military Tribute at The Greenbrier ini juga menampilkan permainan yang mengagumkan. Sama seperti An, ia juga bermain tanpa bogey, hanya saja dengan satu birdie lebih sedikit.

Pekan ini menjadi partisipasi kedua bagi Niemann, sekaligus menjadi turnamen keempat yang ia mainkan pada PGA TOUR musim 2019-2020.

“Saya sangat menyukai tempat ini, lapangan di sini sangat indah, makanannya juga enak,” tutur Niemann. “Tahun lalu adalah pengalaman pertama saya dan saya sangat menyukai tempat ini. Meski waktu itu saya tidak main bagus, tapi rasanya menyenangkan. Dan hari ini saya bisa memasukkan banyak putt yang membantu mendapatkan skor yang bagus.”

Meskipun memulai turnamen ini dengan catatan yang positif, ia menilai kemenangan bukan sesuatu yang mudah diraih.

“Turnamen pada pekan ini jelas diikuti oleh para peserta yang jauh lebih kuat (ketimbang tahun lalu), ada banyak pemain tangguh di sini. Saya pikir pasti akan sulit untuk bisa menang, tapi semoga saja dalam tiga hari ke depan saya bisa bermain seperti ini. Saya akan berusaha untuk mewujudkannya,” tandasnya.

Juara bertahan Brooks Koepka memulai upaya mempertahankan gelarnya dengan menorehkan skor 3-under 69. Ia akan memulai hari kedua dengan berada di posisi T15. Foto: Getty Images.

Pada putaran pertama ini, empat pemain Korea berhasil menampilkan permainan yang sangat baik untuk berada di jajaran sepuluh besar. Selain An yang berada di puncak klasemen, ada Hwang Junggon yang untuk sementara berbagi tempat ke-4 dengan Charles Howell III dan Charley Hoffman dengan 5-under 67. Sementara itu, Lee Soomin dan Im Sungjae berada di posisi T9 dengan torehan skor 68, berbagi tempat dengan Juara 2017 Justin Thomas, Chez Reavie, Graeme McDowell, dan Rafa Cabrera Bello.

Juara bertahan Brooks Koepka untuk sementara berada di peringkat T15. Ia menorehkan empat birdie, satu bogey, dan menutup putaran pertama dengan eagle di hole 18.

THE CJ CUP @ NINE BRIDGES merupakan turnamen pertama dari rangkaian Asian Swing PGA TOUR pada bulan Oktober ini. Setelah pekan ini, fokus akan diarahkan pada gelaran perdana ZOZO CHAMPIONSHIP di Jepang, menyusul dengan World Golf Championships-HSBC Champions di China pada pekan berikutnya. Pekan ini hadiah yang disediakan mencapai US$9,75 juta.

THE CJ CUP @ NINE BRIDGES dapat disaksikan secara langsung mulai pukul 09:00 melalui Golf Plus di TransVision.

Leave a comment