Dustin Johnson kini resmi menyandang status Juara FedExCup setelah beberapa kali hanya nyaris memenangkan hadiah utama PGA TOUR ini.

Oleh Dustin Johnson

Akhirnya, saya memenangkan FedExCup. Gelar ini sangatlah berarti. Sudah jelas, ini trofi yang sangat sulit untuk dimenangkan, dan saya sendiri sudah beberapa kali nyaris memenangkannya. Tapi kali ini saya mengendalikan takdir saya sendiri, memang harus begini. Saya memegang posisi teratas ketika memasuki TOUR Championship dan sekali lagi pada putaran final, tapi saya masih harus bermain dengan baik. Saya sangat bangga dengan cara bermain saya. Yang pasti, saya main sangat bagus dalam empat turnamen terakhir (Johnson juga menjuarai THE NORTHERN TRUST, dan finis runner-up pada PGA Championship dan BMW Championship—Ed.)

Rasanya memuaskan sekali bisa menjadi Juara FedExCup. Ketika menuju ke East Lake, saya berada di posisi teratas dengan keunggulan dua stroke, dan saya membutuhkan tiap stroke yang ada. East Lake adalah lapangan yang sulit, tapi rasanya saya bisa bermain cukup solid sepanjang pekan itu. Putaran final juga menjadi hari yang berat, dan saya jelas sangat bersemangat ketika akhirnya turnamen ini berakhir dan sekarang saya bisa sedikit merayakannya. Waktu itu saya benar-benar harus berjuang keras.

Kalau melihat papan klasemennya, Anda akan melihat ada banyak pemain tangguh di belakang saya dan mereka juga memainkan permainan yang bagus. Pada akhirnya selisih skornya cukup dekat. Hal seperti ini memang sudah saya perkirakan. Saya tahu mesti berjuang keras sampai akhir dan melakukan sejumlah pukulan (yang solid).

Ketika mengawali hari terakhir itu, saya sebenarnya merasa gugup. Saya selalu gugup karena suasana seperti ini selalu berarti. Yang mau saya bilang, saya menjadi gugup di hole pertama, tapi mulai merasa sedikit tenang. Lalu di sembilan hole terakhir, saya mulai merasakan hal serupa lagi hanya karena ada banyak pemain yang benar-benar tangguh di sekitar saya dan mereka mulai bermain sangat bagus. Jadi, saya tahu, saya harus mulai mencatatkan skor yang bagus di sembilan hole terakhir itu kalau mau menang.

 

 

Baguslah saya bisa meraih kemenangan ini. Sepekan sebelumnya, pada BMW Championship, saya juga memimpin ketika memasuki putaran final dan menampilkan permainan yang solid, memasukkan putt yang bagus untuk masuk play-off, tapi akhirnya kalah dari Jon Rahm. Bisa memegang keunggulan lima stroke menuju hari terakhir pada akhir musim, jelas sesuatu yang penting, saya harus menuntaskannya.

Pastinya saya punya beberapa hari untuk merayakan kemenangan ini bersama Paulina, istri saya, dan anak-anak kami, dan setelah itu saya harus kembali berlatih lagi. Sekarang ini saya jelas memainkan permainan golf terbaik yang pernah saya dapatkan. Saya benar-benar merasa semuanya berjalan dengan sangat bagus, saya punya rasa percaya diri yang berlimpah pada semua bagian dari permainan saya saat ini. Namun, saya juga merasa masih banyak ruang untuk melakukan peningkatan. Ketimbang musim 2017-2018 ketika saya menang tiga kali, saya rasa sekarang ini saya bahkan bermain lebih baik lagi. Terkadang saya bermain dengan sangat baik, dan ada kalanya juga sebaliknya. Akan tetapi, sekarang ini saya bermain cukup bagus sampai pada titik di mana saya bisa berpeluang untuk menang.

Saya sangat berterima kasih kepada FeEx dan jumlah uang yang mereka sediakan bagi kami, tapi buat saya bukan soal uang. Bagi saya, trofinya lebih penting. Pada tahapan karier ini, saya cukup beruntung tak lagi perlu memikirkan soal uang. Semuanya hanya soal kemenangan dan trofi. Saya tidak begitu peduli soal uangnya. Saya ingin menjuarai turnamen, dan saya ingin menjuarai lebih banyak trofi.

Prestise sebagai juara FedExCup adalah sesuatu yang selalu ingin saya miliki. Saya ingin menggenggam trofi itu pada akhir putaran final. Ini sesuatu yang ungin saya capai dalam karier saya, dan sekarang saya sudah memiliki salah satunya. Saya akan berusaha memenangkannya lagi.

Pada periode awal karier golf profesional saya keadaannya sedikit berbeda. Ketika saya mengikuti seluruh tiga tahapan Qualifying School dan mendapatkan kartu PGA TOUR, saya pikir mereka memberikan cek senilai US$25.000. Ya, saya pikir saya menjadi kaya karena waktu itu mungkin saya hanya punya beberapa ratus dollar di rekening bank pribadi saya.

 

ATLANTA, GEORGIA – SEPTEMBER 07: Dustin Johnson of the United States talks with his caddie and brother Austin Johnson during the final round of the TOUR Championship at East Lake Golf Club on September 07, 2020 in Atlanta, Georgia. (Photo by Sam Greenwood/Getty Images)

 

Lalu saya mengikuti turnamen pertama saya, kalau tak salah di Hawaii, dan finis di peringkat 10. Mungkin saya mendapatkan beberapa ratus ribu dollar, entahlah. Itu jumlah yang besar, dan sudah pasti sangat besar buat saya waktu itu.

Senang rasanya Paulina bisa datang ke TOUR Championship ini. Saya senang dia berada di sini dan bisa melakukan Facetime dengan anak-anak dan bisa memamerkan trofi kepada mereka. Mereka belum cukup besar untuk mengetahui persisnya, tapi mereka tahu ayah mereka mendapat trofi dan memenangkan turnamen. Mereka semua semangat sekali dan saya senang bisa ber-Facetime setelah semuanya selesai. Keren.

Dan saudara serta kedi saya, A.J., menjadi bagian yang penting dari permainan ini. Dia memang saudara saya dan kami menjadi tim yang bagus. Dia membaca green dengan baik sehingga saya tahu jalurnya dan kami berada di zona yang sama, tahu bahwa kami melakukan pekerjaan kami dengan baik. Dalam empat pekan terakhir ia telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan saya senang memiliki saudara saya sendiri sebagai kedi saya.

Saya bersemangat menyambut U.S. Open dan Masters Tournament. Dengan percaya diri yang berlimpah pada permainan saat ini, saya sudah tak sabar untuk beberapa bulan ke depan. Tapi setelah itu, saya akan mengambil jeda. Saya sudah mengikuti cukup banyak turnamen, meskipun semua itu membuat saya bisa lebih mudah bermain dengan baik.

CATATAN: Pegolf Amerika Serikat Dustin Johnson kini memegang 23 gelar PGA TOUR dan Anda bisa menyaksikan aksinya dan turnamen-turnamen PGA TOUR melalui GOLFTV powered by PGA TOUR.