Tiga pegolf Asia menuntaskan empat putaran U.S. Open.

Publik golf Asia harus kembali bersabar untuk mendapatkan juara Major golf pria setelah pada U.S. Open edisi ke-119 yang baru berakhir, harapan tersebut kembali belum tercapai. Dari total sepuluh pegolf Asia yang berkiprah di Pebble Beach pekan ini, hanya tiga nama yang tersisa dan menuntaskan empat putaran pada ajang Major ketiga tahun ini. An Byeonghun, Hideki Matsuyama, dan Li Haotong menjadi tiga nama yang tersisa.

Selama ini, Hideki Matsuyama hampir selalu menjadi pegolf Asia terbaik dalam sebuah ajang Major. Kali ini nama yang mencuat ke jajaran 20 besar ialah nama An Byeonghun. Pegolf asal Korea Selatan ini menampilkan permainan yang jauh lebih baik ketimbang dua wakil Asia lainnya dengan mengklaim peringkat 16.

Bagi An, penampilannya pada U.S. Open tahun ini merupakan penampilan keenam sepanjang karier golfnya, sekaligus yang kelima dalam statusnya sebagai profesional.

Sembilan tahun silam, ia melakoni debutnya sebagai pemain amatir setelah menjuarai U.S. Amateur Championship dalam usia 17 tahun, dua pekan sebelum genap berusia 18 tahun. Kala itu ia menjadi pegolf termuda yang menjuarai kejuaraan amatir bergengsi itu sepanjang 109 tahun sejarahnya. Namun, dalam debutnya di Pebble Beach itu, An tidak berhasil melaju ke dua putaran final.

Kali ini, An kembali ke Pebble Beach dan berhasil menorehkan total 14 birdie, 9 bogey, dan sebuah double bogey. Dengan skor total 3-under 281, An menuntaskan kejuaraan ini dengan finis di peringkat 16, berbagi posisi dengan Webb Simpson, Francesco Molinari, juara U.S. Open 2010 Graeme McDowell, dan Matt Kuchar.

Sorotan dalam permainan An terjadi pada hari ketiga ketika ia berhasil bermain dengan skor 68 berkat tiga birdie tanpa bogey. Ia bahkan melakukannya ketika berpasangan dengan Tiger Woods untuk pertama kalinya.

Hideki Matsuyama menuntaskan U.S. Open ketujuh dalam kariernya dengan finis di peringkat T21. Foto: Getty Images.

“Saya berhasil mendapat banyak par. Selain itu, pukulan saya meleset persis di tempat di mana seharusnya saya meleset,” ujar pegolf yang meraih gelar European Tour pertamanya ketika memenangkan BMW PGA Championship, empat tahun silam ini.

“Saya belum pernah bermain dengannya (Woods), ini pertama kalinya. Tapi saya selalu bermimpi bisa bermain dengannya, dan terutama pada U.S. Open di Pebble Beach, ini jelas sesuatu yang sangat istimewa. Saya senang bisa menorehkan skor yang bagus di depan Atlet Terbesar Sepanjang Masa ini.”

Matsuyama sendiri akhirnya harus finis satu stroke di belakang An dan berada di peringkat 21, bersama enam pegolf lainnya, termasuk Tiger Woods. Pegolf berusia 27 tahun ini sebenarnya sempat mengawali U.S. Open ini dengan meyakinkan, membukukan skor 2-under 69 pada hari pertama, termasuk eagle di hole 14.

Sayangnya, pada putaran kedua permainannya tak lagi sesolid hari pertama. Pebble Beach berhasil menyulitkannya dengan memaksa Matsuyama bermain dengan skor 73. Dalam dua putaran berikutnya, ia menorehkan dua skor 1-under 70 untuk menempatkannya di peringkat 21 tersebut.

Satu nama lagi yang tampil penuh pada pekan ini ialah pegolf No.1 China, Li Haotong, yang tampil untuk ketiga kalinya pada kejuaraan ini. Ia telah berhasil memperbaiki penampilannya pada U.S. Open dengan finis di peringkat T16 setelah finis di posisi 68 pada debutnya dua tahun silam. Jelas ada harapan ia bisa mengulangi atau bahkan memperbaiki performanya kali ini. Hasil solid bisa memberinya Special Temporary Member.

Sayangnya, skor 71-70-72-75 hanya membawanya finis di peringkat 52 bersama Phil Mickelson, Sergio Garcia, Charles Howell III, Carlos Ortiz, dan Scott Piercy.

Dari ketiga pegolf Asia yang berhasil lolos ini, kartu skor Matsuyamalah yang paling berwarna. Sepanjang empat putaran ini, ia mencatatkan sebuah eagle, 19 birdie, 12 bogey, 2 double bogey, dan satu triple bogey.

Pegolf Amerika Gary Woodland akhirnya menuntaskan misi meraih gelar Major pertama dalam karier profesionalnya. Sejak memimpin pada hari kedua berkat skor 65, posisi pegolf asal Kansas ini tak lagi tergoyahkan.

Kemenangan ini memberinya gelar profesional keempat dalam kariernya. Sebelumnya, Woodland telah memenangkan tiga gelar PGA TOUR, dengan gelar terakhirnya adalah Waste Management Phoenix Open 2018.

Ia menjadi satu dari hanya dua pegolf yang berhasil bermain di bawah 70 dalam empat putaran. Juara bertahan Brooks Koepka, yang berusaha mengimbangi Woodland, merupakan satu nama lain yang berhasil melakukan hal serupa di Pebble Beach.

Sementara itu, pegolf Norwegia Viktor Hovland berhasil meraih gelar Low Amateur setelah membukukan skor 4-under 280 dan finis di peringkat T12. Pada hari terakhir, pegolf No.1 dunia pada World Amateur Golf Ranking ini menorehkan skor 67 untuk mengungguli Brandon Wu (T35) dengan selisih lima stroke.

Prestasi Hovland ini sekaligus memecahkan rekor skor terendah yang dibukukan oleh pemain amatir sejak Jack Nicklaus melakukannya pada 1960 ketika bermain dengan skor 282. Selain itu, Hovland juga menjadi pegolf pertama, sejak 1902, yang meraih Low Amateur U.S. Open di lapangan yang sama ketika ia menjuarai U.S. Amateur 2018.

Dua pegolf amatir lainnya, Chandler Eaton dan Michael Thorbjornsen masing-masing menyudahi kejuaraan ini dengan finis di peringkat T58 dan 79.

Leave a comment