Bulan Agustus menjadi bulan yang sangat penting. Inilah bulan penentuan Juara FedExCup setelah musim PGA TOUR yang panjang.

Oleh Chuah Choo Chiang, Senior Director Communications PGA TOUR

Bulan ini disebut-sebut sebagai “Ultimate August”, Agustus Pamungkas, dengan hadiah sebesar US$15 juta menanti juara FedExCup. Jika memukul dengan jitu dan berada dalam performa puncak dalam empat pekan ke depan, hadiah yang dimenangkan bisa mencapai US$18 juta.

Selamat datang pada bulan pamungkas musim 2018-2019 PGA TOUR di mana tiap pukulan menjadi berharga dan tiap pukulan yang meleset bisa berarti bencana. Para bintang olahraga ini tahu mereka punya alasan untuk bermain karena salah satu hadiah dan pencapaian terbesar dalam olahraga menanti sang juara FedExCup.

Kini empat turnamen tersisa dari total 46 turnamen. Selama sebelas bulan terakhir, deretan pemain PGA TOUR telah melintasi Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Asia sebelum musim yang epik ini bakal ditutup dengan serangkaian bintang dan momen-momen pencapaian baru.

Pertama, Wyndham Championship akan membantu menuntaskan Musim Reguler dalam pekan pertama Agustus. Para pemain yang finis di jajaran atas daftar peraih poin akan mengantongi US$2 juta, sebagai bagian dari skema bonus baru US$10 juta, yang diperkenalkan melalui Wyndham Rewards Top 10.

Brooks Koepka menempatkan dirinya sebagai pemain yang paling berpeluang merengkuh jutaan Dollar berkat dua kemenangannya musim 2018-2019: THE CJ CUP @ NINE BRIDGES dan U.S. PGA Championship. Foto: Getty Images.

Sebanyak 125 pegolf teratas kemudian akan bermain pada FedExCup Playoff, yang terdiri atas THE NORTHERN TRUST, di mana 70 pemain akan melangkah ke BMW Championship dan Playoff Finale, TOUR Championship, yang akan diikuti oleh 30 pemain terbaik dan menggunakan sistem yang didasarkan pada jumlah pukulan (baca boks) untuk menentukan juara FedExCup 2019.

Istimewanya, bayaran pada musim ini akan US$5 juta lebih banyak daripada yang diraih oleh pegolf Ingrris Justin Rose ketika menjuarai FedExCup 2018. Hal ini disebabkan oleh penambahan US$25 juta dari total bonus sehingga menjadi US$60 juta yang disediakan FedEx.

Seperti yang kita ketahui, golf adalah permainan ketepatan. Dengan tiap pukulan berharga seiring dengan musim yang mencapai klimaksnya, pemain seperti No.1 Dunia Brooks Koepka mungkin bakal tertawa sambil menghitung hadiahnya ketika pertandingan selesai.

Ketika artikel ini disusun, Koepka masih berada di tempat kedua pada Wyndham Rewards dan FedExCup poin. Ia juga mengincar US$1 juta lagi yang diberikan kepada pemenang Aon Risk Reward Challenge, sebuah kompetisi inovatif baru, yang menyoroti strategi keputusan terbaik dalam olahraga ini. Saat ini ia berbagi tempat teratas dalam kompetisi sepanjang musim ini.

Koepka, yang dua kali meraih gelar setelah menjuarai THE CJ CUP @ NINE BRIDGES di Korea Selatan dan PGA Championship musim ini bersiap untuk tampil habis-habisan pada rangkaian Playoff. ”Semua hal itulah yang Anda kejar-kejar,” ujarnya. ”Itulah yang kami pertandingkan.”

Pendatang baru asal Korea, Im Sungjae, berhasil menembus FedExCup Playoff dalam musim perdananya dan bakal berharap bisa mengikuti TOUR Championship. Foto: Getty Images.

Pemburu kemenangan lain, seperti Matt Kuchar, yang memimpin daftar poin FedExCup pada sebagian besar tahun 2019 ini, setelah menjuarai Mayakoba Classic dan Sony Open di Hawaii, tahu ia bisa merenggut hadiah terbesar kalau saja bisa mempertahkan performanya. Strateginya akan tetap bertahan pada ungkapan rutinitas ”melakukan satu demi satu pukulan”.

”Saya berusaha sebaik mungkin untuk tidak melihat jauh. Saya pikir saya melakukannya dengan baik hanya dengan berusaha tidak berpikir jauh ke depan,” ujar pegolf veteran ini.

Alasan mengapa Agustus menjadi puncak dari golf profesional tak terlepas dari visi Komisioner PGA TOUR Jay Monahan, yang menyarankan perubahan strategi pada jadwal PGA TOUR dan mendorong hadiah yang lebih besar guna menangkap dan memperluas imajinasi pemain, penggemar, TV, dan pemirsa mobile.

Dengan juara FedExCup sebelumnya terdiri dari bintang golf masa kini, seperti Tiger Woods, Rory McIlroy, Jordan Spieth, Henrik Stenson, Justine Rose, dan Vijay Singh, menjuarai kompetisi sepanjang musim telah menjadi prioritas para generasi baru pegolf. Singkatnya, FedExCup saat ini menjadi bagian dari rajutan golf modern.

Daya tarik FedExCup Playoff musim ini membuat pemain, seperti Rory McIlroy, memandang rangkaian turnamen pamungkas ini pantang diabaikan. Foto: Getty Images.

Pegolf berusia 25 tahun Xander Schauffele menegaskan pentingnya Playoff. Pemegang gelar juara WGC-HSBC Champions dan Sentry Tournament of Champions, ”Ada banyak alasan mengapa kami bermain—Wyndham Rewards dan FedExCup. Semuanya tersedia. Bahkan besarnya menyaingi kejuaraan Major. Saya bakal tidur dengan membayangkan semua itu.”

Rose, pegolf Inggris pertama yang menjuarai FedExCup tahun lalu menambahkan, ”Sudah jelas Playoff ini mengenai kegembiraan dan mengeluarkan permainan terbaik ketika Anda sungguh-sungguh membutuhkannya. Kami semua menyukai konsep ini.”

Sejarah akan tercipta jika McIlroy mengikuti jejak Tiger Woods sebagai satus-satunya pemain yang dua kali menjuarai FedExCup. Ia menjuarai THE PLAYERS Championship dan RBC Canadian Open musim ini. Selain itu temperamen turnamen besar baginya sepertinya telah siap untuk Playoff.

”Jelas ada banyak alasan untuk bermain. Tiap tahun, FedExCup kian bertambah besar dan menjadi target dari semua pemain. Ada banyak yang dipertaruhkan pada bulan Agustus ini,” ujarnya.

Asia juga memiliki minat besar pada rangkaian Playoff ini setelah pendatang baru dari Korea, Im Sungjae menjadi pegolf Asia berperingkat tertinggi pada daftar peraih poin, yaitu di peringkat 23. Rekan senegaranya, Kang Sung ada dua tempat di belakangnya, sementara bintang Jepang Hideki Matsuyama di peringkat 27. C.T. Pan dari China Taipei di posisi 31, dan pegolf Korea lainnya Kim Siwoo di posisi 47. Adapun pemain Thailand Kiradech Aphibarnrat ada di peringkat 67.

DUBLIN, OHIO – JUNE 01: Hideki Matsuyama of Japan plays a shot during the third round of The Memorial Tournament Presented by Nationwide at Muirfield Village Golf Club on June 01, 2019 in Dublin, Ohio. (Photo by Sam Greenwood/Getty Images)

Pan meraih gelar PGA TOUR pertamanya bulan April lalu dan berniat untuk mencapai TOUR Championship, dengan Woods bakal mempertahankan gelarnya. ”Ajang pamungkas itu sudah menjadi target saya sejak tiga tahun yang lalu. Saya berjuang untuk bisa main pada TOUR Championship.”

Bagi pemain lainnya, bisa mengikuti TOUR Championship sudah serasa menjuarai FedExCup.

Bagaimana Aturan Main FedExCup Playoff

  • FedExCup Playoff meliputi tiga turnamen: THE NORTHERN TRUST, BMW Championship, dan TOUR Championship. Ajang Playoff pertama akan diikuti oleh 125 pemain, 70 pemain pada ajang kedua, dan 30 pemain pada TOUR Championship.
  • Dua ajang Playoff pertama memberi 2.000 poin bagi juaranya (empat kali lipat dari ajang Musim Reguler), sedangkan Playoff Finale, menampilkan sistem yang didasarkan pada jumlah pukulan (FedExCup Starting Strokes) yang diterapkan untuk pertama kalinya tahun 2019 ini. Pemain dengan skor total terendah akan menjuarai FedExCup dan diperkenalkan sebagai pemenang resmi pada TOUR Championship.
  • Pemimpin poin FedExCup setelah dua ajang Playoff akan memulai TOUR Championship dengan 10-under. Pemain No.2 akan memulainya dengan 8-under. Pemain ketiga akan memulai dengan 7-under, demikian seterusnya sampai even par bagi pemain di posisi 26-30.
  • Dalam dua musim terakhir, tujuh pemain berada tujuh pukulan di belakang pemain teratas setelah putaran pertama dan kemudian bisa menjadi pemenang PGA TOUR. Ian Poulter dan Satoshi Kodaira menjuarai Houston Open 2018 dan RBC Heritage dengan tertinggal sembilan stroke setelah putaran pertama.

Leave a comment