Setelah santer diberitakan cukup lama, akhirnya adidas melepas TaylorMade, Adams Golf, dan Ashworth kepada afiliasi yang baru dibentuk oleh KPS Capital Partners LP. Besarannya diperkirakan mencapai US$450 juta, di mana separuh dari nilai tersebut dibayarkan secara tunai.

”TaylorMade adalan merek golf terkemuka di dunia dengan posisi pasar yang luar biasa kuat. Kami berterima kasih kepada seluruh pegawai TaylorMade untuk kontribusi besar mereka terhadap perusahaan kami dan berharap yang terbaik untuk keberhasilan mereka pada masa mendatang di bawah kepemilikan yang baru. Pada saat yang sama, kami menyambut seluruh pegawai adidas Golf yang akan terintegrasi dengan adidas Heartbeat Sports Business Unit,” ujar Kasper Rorsted, CEO adidas AG dalam keterangan persnya.

”Dengan strategi jangka panjang kami, ’Creating the New’ fokus kami jelas pada jalur kompetensi kami pada sepatu dan aparel dan pada dua merek utama kami, adidas dan Reebok,” sambung Rorsted.

Langkah adidas ini praktis mengikuti langkah Nike ketika memutuskan untuk tidak lagi memproduksi club dan bola golf dan berfokus pada sektor bisnis yang menjadi kekuatan perusahaan selama ini, yaitu sepatu dan aparel.

Sementara itu, Managing Partner KPS David Saphiro mengemukakan kombinasi merek yang ikonik itu dengan rekam jejak perusahaannya untuk bekerja secara konstruktif dengan tim-tim manajemen berbakat untuk menjadikan bisnis yang lebih baik akan memberikan landasan yang ideal untuk pertumbuhan TaylorMade pada masa depan.

CEO TaylorMade David Abeles juga menyambut positif alih kepemilikan ini. ”Ini merupakan awal dari sebuah era yang menarik bagi TaylorMade, dan seluruh tim manajemen kami bersemangat untuk bermitra dengan KPS dalam fase berikutnya demi pertumbuhan dan pengembangan berkelanjutan dari merek-merek, bisnis, dan orang-orang kami.”

Lebih lanjut, Abeles mengungkapkan, timnya terdiri dari orang-orang yang sangat berkomitmen untuk menciptakan perangkat golf dengan performa paling canggih dan misi ini, menurutnya, tidak akan pernah berubah.

”Melihat visi strategis, sumber-sumber operasional, dan akses modalnya, KPS merupakan mitra yang ideal untuk membantu TaylorMade membangun di atas momentumnya yang sudah kuat,” sambung Abeles.

Penuntasan transaksi ini sendiri diharapkan akan sepenuhnya tuntas pada akhir 2017.

Adapun keputusan ini hanya selang sehari setelah TaylorMade mengumumkan mengontrak Rory McIlroy untuk durasi kontrak selama satu dekade dengan perkiraan nilai mencapai US$200 juta.