Tiga pegolf Asia berpeluang untuk masuk seleksi secara otomatis.

Adam Scott berpeluang menambah jumlah partisipasinya pada ajang prestisius Presidents Cup menjadi sembilan kali setelah finis runner-up pada ajang Memorial Tournament presented by Nationwide pekan kemarin. Scott, yang sebelumnya berperingkat 11 pada klasemen Tim Internasional, kini berada di peringkat 4 berkat runner-up tersebut.

Bagi Scott, Presidents Cup kali ini memang menjadi sangat penting, lantaran edisi 2019 ini ajang yang mempertemukan Tim AS dengan Tim Internasional (di luar Eropa) bakal digelar di The Royal Melbourne Golf Club, Melbourne, Australia untuk ketiga kalinya. Ajang ini bakal diselenggarakan pada tanggal 9-15 Desember 2019 mendatang.

Tampil di hadapan publik tuan rumah dalam upaya mendobrak dominasi Tim AS, sekaligus mengulangi satu-satunya kemenangan Tim Internasional yang terjadi pada tahun 1998 di lapangan yang sama, jelas menjadi harapan Scott di bawah kepemimpinan Kapten Tim Internasional Ernie Els.

Bagi Scott, prestasi runner-up kali ini merupakan yang kedua kalinya pada musim ini, yang sekaligus menjadi finis 10 besar kelima dalam 12 turnamen terakhir yang ia ikuti. Pegolf yang kini berusia 38 tahun ini telah menjadi pemain langganan bagi Tim Internasional, yang secara otomatis selalu menjadi bagian dari tim sejak 2003, kecuali tahun 2009, ketika ia menjadi salah satu pemain pilihan kapten Greg Norman.

“Saya berada dalam kondisi yang bagus. Pastinya, semua yang saya lakukan kini mengarah pada jalur yang tepat,” ujar Scott, yang mencatatkan rekor 2-3 ketika terakhir kali Presidents Cup dimainkan di The Royal Melbourne Golf Club pada 2011.

“Hal terbesar yang ingin saya rasakan untuk ajang ini ialah membuatnya sebagai turnamen yang dimainkan di rumah sendiri, dalam hal keramaian penonton, bisa dibilag favoritisme,” ujar Scott dalam podcast Golf Australia Inside the Rope pekan lalu. “Faktor penonton itu akan memberi bantuan yang sangat berarti bagi kami. Kalau kami bisa membuat [Tim AS] merasa sedikit tidak nyaman saja, hal ini sudah bakal sangat membantu.”

Hideki Matsuyama kini berada di peringkat 2 pada klasemen Tim Internasional dan menjadi satu dari tiga pemain Asia yang berpeluang untuk otomatis masuk sebagai anggota tim. Dua nama lainnya ialah Li Haotong dan C.T. Pan. Foto: Getty Images.

Rekan senegara Scott, Marc Leishman, masih menempatia peringkat teratas setelah pada The Memorial itu ia finis sendirian di peringkat 5. Pegolf Jepang Hideki Matsuyama finis satu tempat di belakang Leishman, yaitu di peringkat 6 sendirian, uang sekaligus memperbaiki posisinya ke peringkat 2 pada klasemen tim yang bakal lolos otomatis ke Melbourne. Bagi Matsuyama, ia kembali menampilkan permainan terbaiknya dan meraih finis sepuluh besar pertama sejak THE PLAYERS Championship.

Matsuyama sendiri merupakan satu dari tiga pegolf Asia yang sangat berpeluang untuk bisa langsung menjadi salah satu dari delapan anggota Tim Internasional. Pegolf China Li Haotong kini berada di peringkat 5, sedangkan C.T. Pan asal China Taipei, yang memenangkan ajang PGA TOUR pertamanya bulan April lalu menempati peringkat 6. Keduanya berniat untuk menjadi pegolf China dan China Taipei pertama yang memperkuat Presidents Cup.

Empat pegolf Asia lainnya, Kang Sung dari Korea (11), Jazz Janewattananond dari Thailand (12), Shugo Imahira asal Jepang (14), dan Kim Siwoo dari Korea (15) juga masih memiliki peluang untuk menembus delapan besar yang otomatis menjadi anggota tim.

Prospek paling besar memang dimiliki Australia. Sampai saat ini, ada empat pemain yang berpeluang untuk otomatis bisa menjadi anggota tim. Leishman (1), Scott (4), Cameron Smith (7), dan Jason Day (8) berharap bisa bertahan di posisi delapan besar ini agar bisa menjadi kekuatan di negerinya sendiri. Jika berhasil, Smith akan melakoni debutnya pada Presidents Cup. Dan jika hal ini terwujud, Presidents Cup tahun ini bakal menjadi ajang dengan jumlah partisipasi terbesar dari Australia. Pasalnya, sejak 1994 , tak kurang dari tiga pegolf Australia telah berbagian dalam ajang Presidents Cup.

Jika keberadaan Scott bakal menjadi kekuatan penting jika ia berhasil mempertahankan posisinya untuk Tim Internasional, Patrick Cantlay kini selangkah lebih dekat untuk menembus kualifikasi tim dalam debut Presidents Cup setelah ia menjuarai The Memorial Tournament. Kemenangan itu membawanya ke peringkat 6 dari klasemen Tim AS.

Kemenangan Cantlay ini menjadi prestasi puncaknya musim ini setelah delapan kali finis di sepuluh besar dalam 14 turnamen yang ia ikuti. Pada Shriners Hospitals of Children Open ia finis runner-up, dan finis T3 pada PGA Championship.

Kapten Tiger Woods kembali meramaikan persaingan untuk menjadi kapten sekaligus pemain pada Presidents Cup 2019. Kini ia berada di peringkat 10. Foto: Getty Images.

Sementara itu, Kevin Na ikut meramaikan persaingan setelah meraih gelar PGA TOUR ketiganya pada Charles Schwab Challenge. Kini ia berada di peringkat 17 setelah sebelumnya ada di posisi 36. Hal ini membuka peluang baginya mewakili AS untuk pertama kalinya dalam sebuah ajang beregu.

Lima peringkat teratas masih ditempati oleh Dustin Johnson, Brooks Koepka, Justin Thomas, Xander Schauffele, dan Matt Kuchar. Adapun Kapten Tiger Woods kini ada di peringkat 10 setelah finis T9 pada Memorial Tournament, setelah sebelumnya ia gagal lolos cut pada PGA Championship.

Bagaimana dengan Junior Presidents Cup?
Untuk kedua kalinya, Junior Presidents Cup akan dimainkan dan diadakan pada 8-9 Desember di The Royal Melbourne Golf Club. Ajang istimewa ini akan mempertemukan 24 pegolf junior terbaik, tidak termasuk Eropa, untuk bersaing dalam tradisi Preisdents Cup yang dimulai pada 2017 lalu ini. Stuart Appleby akan memimpin Tim Internasional, sementara Justin Leonard memimpin Tim AS.

Saat ini, pegolf Australia Karl Vilips, yang juga merupakan anggota Tim Internasional 2017 memimpin di puncak klasemen. Vilips merupakan satu dari dua pegolf Australia yang ada di 12 besar klasemen dengan rekannya, Joshua Greer ada di peringkat 11. Wilco Nienabaer dari Afrika Selatan berada di peringkat 2 dengan enam junior Afrika Selatan lainnya berpeluang untuk masuk menjadi anggota tim.

Kualifikasi untuk Tim AS akan didasarkan pada Rolex AJGA Rankings per 5 September 2019. Adapun Tim Internasional juga akan terdiri dari 12 pegolf teratas berdasarkan World Amateur Golf Ranking, juga per 5 Septemeber 2019.

Leave a comment