Performa terbaik menjadi suguhan hari pertama gelaran awal musim 2019 PGA TOUR Series-China. Hampir separuh dari total peserta yang berlaga pada putaran pertama berhasil membukukan skor under. Meski demikian, pegolf Jepang Taihei Sato tampil sebagai satu-satunya pemain yang menonjol berkat torehan sembilan birdie yang membantunya bermain 7-under 66.

Poly Golf Club, yang menjadi tuan rumah turnamen pertama musim 2019 ini, memang dimainkan sebagai lapangan 73 par. Pegolf tuan rumah Liu Yanwei, pegolf Kanada Justin Shin, dan dua pegolf Amerika Frederick Wedel dan Luke Kwon memang sempat mencatatkan skor terendah, 6-under 67. Namun, Sato melejit dengan mengagumkan.

Sato, yang memulai ajang ini dari hole 11, ternyata lekas panas. Meskipun sempat memulai dengan bogey, ia langsung membukukan tiga birdie di empat hole berikutnya. Ia kemudian mencatatkan lima birdie lagi di hole 18, 1, 2, 7, dan 8, sebelum kemudian menutup putaran pertamanya dengan bogey dan birdie lagi.

“Saya bermain luar biasa bagus hari ini. Jujur saja, saya tak yakin apa yang sebenarnya terjadi, tapi saya pikir (permainan saya pada) putaran kali ini benar-benar bagus. Saya tiga kali harus melakukan tiga putt, tapi juga masih bisa membukukan banyak birdie,” tutur Sato, yang finis di peringkat 18 pada Order of Merit musim 2018 lalu.

“Saya membuat birdie yang meyakinkan di hole 15. Bola saya berada di bunker dan kemudian saya berhasil memukul bola hingga berjarak satu kaki dari lubang.”

Pegolf tuan rumah, Liu Yanwei, bertekad mempertahankan trofi Chongqing Championship agar tetap di China, menyusul keberhasilan Yi Cao menjuarai edisi perdana pada musim 2018 lalu. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Sementara itu, pegolf tuan rumah Liu Yanwei juga menampilkan performa yang cukup bagus. Ia pun berharap performa putting-nya bisa tetap prima, mengingat ia berniat untuk mempertahankan trofi Chongqing Championship ini di China. Pegolf China lainnya, Yi Cao, merupakan juara turnamen ini ketika ajang ini digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2018 lalu.

“Saya memasukkan putt dari jarak sekitar 15-18 kaki, jadi ini hasil yang sangat berdampak besar. Ketika putting dari jarak tersebut bisa masuk, rasanya saya mendapat bonus,” ujar Liu. “Bisa memasukkan putt tersebut jelas membantu saya melihat bagaimana permainan saya besok (29/3). Semoga saya bisa mempertahankan permainan saya ini dan sudah pasti bakal sangat bagus jika ada pemain China lainnya yang bisa menang pekan ini.”

Pada hari pertama tadi, Liu menorehkan tujuh birdie dengan sebuah bogey, yang membuatnya hanya berjarak satu stroke dari Sato.

Skor yang sama juga dibukukan oleh Justin Shin. Pegolf yang sempat bermain pada Web.com Tour pada musim 2017 ini juga membukukan skor yang sama dengan Liu, juga dengan kombinasi yang serupa, yaitu tujuh birdie dan sebuah bogey.

Justin Shin asal Kanada memiliki status penuh pada PGA TOUR Series-China, Japan Golf Tour, dan Korean Tour, namun bertekad berfokus di China untuk kembali ke Web.com Tour. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Putaran kali ini cukup sederhana. Cuacanya bagus, tidak banyak angin, sungguh kondisi yang sempurna. Green-nya juga sangat konsisten. Saya sendiri bisa memukul ke banyak fairway dan green sehingga memberi banyak peluang birdie,” ujar pegolf asal Kanada ini.

“Saat ini saya memiliki status di Jepang (Japan Golf Tour) dan Korean Tour, jadi saya bakal bermain di tiga Tour tahun ini. Saya ingin bermain di ketiga Tour ini, tapi di sisi lain saya juga ingin kembali ke Web.com Tour, jadi saya bakal fokus ke PGA TOUR Series-China.”

Sementara itu, pegolf asal Singapura yang menjuarai Global Qualifying School, Abdul Hadi, memulai turnamen pekan ini dengan skor 3-under 70. Rekan senegaranya, Quincy Quek, juga membukukan skor serupa dan mereka sama-sama berada di peringkat 22 bersama 12 pegolf lainnya, termasuk salah satunya pegolf amatir China, Li Linqiang.

Pekan ini, Chongqing Championship ini kembali mengalami peningkatan hadiah uang. Setelah total hadiah dinaikkan hingga 25% dari edisi 2016 pada tahun 2018, tahun ini turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar RMB1,6 juta, sekitar US$237.456 atau senilai Rp3,39 milyar.

Chongqing Championship pekan ini menjadi turnamen pertama dari total 14 turnamen yang akan menjadi agenda musim 2019 ini. Sebelumnya, ajang ini dimainkan sebagai turnamen kedua dari musim 2018. Kala itu pegolf tuan rumah Yi Cao mengalahkan pegolf Inggris William Harold pada babak play-off.

Leave a comment