Pegolf China Taipei Wang Weihsuan mencatatkan sepuluh birdie, termasuk enam birdie berturut-turut, untuk menorehkan skor 6-under 66 pada ajang Qinhuangdao Championship. Pegolf remaja ini pun akan memainkan putaran final dengan keunggulan satu stroke.

Wang memulai ajang kelima PGA TOUR Series-China ini dengan skor 69, namun dua putaran kemudian, secara berturut-turut ia menorehkan skor 66. Koleksi skornya, 15-under 201, kini membuatnya mengunggguli pegolf Amerika Matthew Negri dan pegolf Kanada Myles Creighton.

Pegolf berusia 19 tahun ini baru saja beralih profesional pada bulan Januari 2019 lalu. Qinhuangdao Championship ini juga menjadi turnamen kedua yang ia mainkan sebagai pegolf profesional, dengan debutnya ia lakukan pada Beijing Championship tahun lalu setelah menembus kualifikasi pada hari Senin untuk ajang itu, dan finis T19 untuk langsung memberinya spot bermain pada turnamen pekan ini.

Wang memulai putaran ketiganya dengan birdie sebelum kemudian, secara spektakuler, membukukan enam birdie berturut-turut. Ia memulai deretan enam birdie-nya itu dari hole 4 yang membantunya mencatatkan skor 7-under 29 di sembilan hole pertamanya.

Namun, keadaan berbandin terbalik ketika ia memainkan sembilan hole terakhir. Setelah enam birdie berturut-turut, ia justru mencatatkan dua double bogey berturut-turut di hole 10 dan 11. Beruntung ia bisa bangkit dengan tiga birdie lagi di hole 12, 15, dan 18.

Matthew Negri bakal berusaha untuk menghapus kenangan buruk finis T36 pada pekan lalu, ketika memulai putaran final Qinhuangdao Championship besok (19/5). Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Hari Minggu ini akan menjadi pertama kalinya saya berkompetisi di grup terakhir sejak beralih pro,” ujar Wang, yang mulai bermain golf ketika berusia 7 tahun.

“Saya pikir saya akan gugup, tapi saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri dan tidak berpikir terlalu banyak. Kalau bisa mempertahankan strategi dan permainan yang sama seperti yang saya lakukan di sembilan hole pertama lagi besok, segalanya bisa terjadi, dan saya tak sabar untuk segera memainkannya.”

Sementara itu, Matthew Negri, yang pada pekan lalu merupakan salah satu pimpinan klasemen sementara pada akhir putaran kedua dan harus menuntaskan Beijing Championship dengan finis T36, berhasil main dengan skor 5-under 67 pada hari ketiga ini. Kini ia berbagi peringkat kedua dengan pegolf Kanada, Myles Creighton.

“Putting saya cukup solid. Tak banyak putting jarak jauh saya yang masuk dan semua putt birdie saya berhasil masuk karena berada di jarak yang cukup dekat. Sepanjang hari ini saya rasa saya bermain dengan solid,” ujar Negri.

Negri yakin bahwa jika bisa memukul bola ke fairway, permainan iron dan putting miliknya yang solid akan membantunya memperbaiki prestasi pada pekan lalu.

Adapun Myles Creighton akan menikmati kesempatan kedua bermain di grup pamungkas setelah ia melakukannya juga pada Beijing Championship pekan lalu.

“Saat itu saya berada dua stroke di belakang pimpinan klasemen, jadi bagus juga bisa mendapat pengalaman itu dan belajar dari kesempatan tersebut karena sebagai pemain pro, saya belum pernah bersaing dalam ajang yang disokong PGA TOUR sebelumnya. Saya bakal melakoni putaran final besok dan berharap pengalaman itu membantu saya,” ujar Creighton.

Leave a comment